Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tesla Banting Harga Gila-gilaan, Penjualan Cuma Naik Secuil
    Insight News

    Tesla Banting Harga Gila-gilaan, Penjualan Cuma Naik Secuil

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 April 2023Updated:3 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Strategi banting harga gila-gilaan yang dilakukan Tesla terhadap unit mobilnya ternyata membuahkan hasil. Akhir pekan lalu, Tesla mencatat penjualan di Q1 2023 meningkat 4% menjadi 422.875 unit dibandingkan kuartal sebelumnya.

    Secara tahun-ke-tahun (YoY), angka penjualan itu naik 36%. Agaknya mimpi sang CEO, Elon Musk, untuk menjual 2 juta unit mobil Tesla sepanjang 2023 masih ada harapan, meski kecil.

    Pasalnya, untuk membukukan penjualan 2 juta unit, Tesla harus menjual setidaknya 500.000 unit di tiap kuartalnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada kuartal kali ini, penjualan yang meningkat tipis dibantu penurunan harga habis-habisan dari pabrikan tersebut. Menurut analis, kenaikan angka penjualan ini termasuk tipis jika dibandingkan besarnya pemangkasan harga yang dilakukan.

    Para investor mengatakan strategi banting harga Musk memang akan efektif meningkatkan penjualan. Namun, untuk soal profit masih diragukan.

    Pada Januari lalu, Tesla memangkas harga mobilnya hingga 20%. Hal itu memicu perang harga di industri mobil elektronik.

    “Jika Tesla tak melakukan pemotongan harga, penjualan mereka kuartal ini pasti menyedihkan. Saya pikir ini menjelaskan kondisi ekonomi saat ini,” kata managing partner di firma Deepwater Asset Management, Gene Munster, dikutip dari Reuters, Senin (3/4/2023).

    “Tesla menunjukkan akselerasi penjualan. Namun, belum pada tahap yang dijanjikan Musk,” ia menambahkan.

    Meski penjualan unit Tesla meningkat, namun masih di bawah harapan para analis yang mematok angka 430.008 unit mobil terjual, dilaporkan Wall Street Journal dan CNBC International.

    Secara rinci, penjualan unit mobil Tesla Model 3 dan Y mencatat kenaikan 6% pada kuartal ini. Namun, angka penjualan untuk mobil dengan harga lebih mahal, Model X dan Model S, turun 38%.

    Pada akhir pekan lalu, Tesla sesumbar fasilitas pabriknya memproduksi 4.000 Model Y pada pekan tersebut. Sementara itu, pada akhir Februari, Tesla mengklaim fasilitas di Jerman memproduksi 4.000 unit mobil tiap minggunya.


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.