Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Wabah Sesak Napas Muncul di China, Pemerintah Mulai Khawatir
    Inspiring You

    Wabah Sesak Napas Muncul di China, Pemerintah Mulai Khawatir

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman26 November 2023Updated:26 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kesehatan China pada Minggu, (26/11/2023) mendesak pemerintah setempat untuk memperbanyak jumlah klinik pemeriksaan demam. Hal tersebut menyusul munculnya lonjakan kasus penyakit pernapasan yang menyerang anak-anak. 

    Lonjakan penyakit pernapasan menjadi masalah serius di tingkat global pada pekan lalu. Terutama ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta informasi lebih lanjut kepada China mengenai kasus pneumonia yang tidak terdiagnosis pada anak-anak. Pneumonia sendiri adalah radang paru-paru karena infeksi yang salah satu gejalanya adalah sesak napas.

    Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Mi Feng mengatakan pada Minggu bahwa lonjakan penyakit pernapasan akut tersebut dipicu oleh peredaran beberapa jenis patogen secara bersamaan, yang paling menonjol adalah influenza.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Upaya harus dilakukan untuk meningkatkan jumlah klinik dan area perawatan yang relevan, memperpanjang jam layanan secara tepat dan memperkuat jaminan pasokan obat-obatan,” kata Mi dalam konferensi pers dikutip dari Reuters, Minggu (26/11/2023).

    “Penting untuk melakukan pekerjaan yang baik dalam pencegahan dan pengendalian epidemi di tempat-tempat ramai seperti sekolah, lembaga penitipan anak dan panti jompo, dan untuk mengurangi arus orang dan kunjungan,” tambahnya.

    Kasus penyakit gangguan pernapasan di kalangan anak-anak tampak sangat tinggi di wilayah utara seperti Beijing dan provinsi Liaoning, di mana rumah sakit memperingatkan akan adanya waktu tunggu yang cukup lama.

    Dewan Negara China mengatakan pada hari Jumat bahwa influenza akan mencapai puncaknya pada musim dingin dan musim semi ini. Sementara infeksi mycoplasma pneumonia akan tetap tinggi di beberapa daerah. Laporan ini juga memperingatkan risiko kembalinya infeksi Covid.

    “Semua daerah harus memperkuat pelaporan informasi mengenai penyakit menular untuk memastikan informasi dilaporkan secara tepat waktu dan akurat,” kata Dewan Negara dalam pernyataan resmi.



    Artikel Selanjutnya


    Kemenkes Ungkap Negara Boncos Rp17,5 Triliunan karena Polusi

    (hsy/hsy)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.