Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»10 Gejala Diabetes pada Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua
    Inspiring You

    10 Gejala Diabetes pada Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman17 Desember 2024Updated:17 Desember 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    JakartaDexpert.co.id – Tidak hanya orang tua, diabetes juga menjadi penyakit yang banyak menyerang anak-anak. Ada berbagai jenis diabetes, tapi yang paling umum terjadi pada anak-anak adalah diabetes tipe 1.

    Jenis diabetes ini merupakan penyakit autoimun ketika sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin.

    Penyebab utamanya adalah gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel penghasil insulin di pankreas. Anak-anak dengan diabetes tipe 1 memerlukan suntikan insulin seumur hidup.

    Banyak tanda diabetes tipe 1 dan tipe 2 pada anak-anak. Satu perbedaan utama melibatkan presentasi gejala.

    Menurut CDC, diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dan bisa menjadi parah. Orang tua terkadang memperhatikan bahwa anak mereka tidak bertingkah seperti diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak mengetahui alasannya.

    Sementara itu, diabetes tipe 2 cenderung berkembang perlahan dari waktu ke waktu, dan banyak anak tidak mengalami gejala sama sekali. Diabetes tipe 2 seringkali baru diketahui saat pemeriksaan dokter.

    Berikut adalah 10 kemungkinan tanda-tanda diabetes pada anak

    1. Perubahan Kebiasaan Makan

    Menurut American Diabetes Association, penderita diabetes cenderung minum air lebih banyak dari biasanya. Kondisi kesehatan tersebut dapat membuat Anda merasa sangat haus atau lapar tidak peduli seberapa banyak Anda makan.

    2. Fluktuasi Berat Badan

    Perubahan berat badan biasa terjadi sebelum diagnosis diabetes, terutama penurunan berat badan yang signifikan pada diabetes tipe 1 atau kenaikan berat badan yang lambat danĀ berlebihan pada diabetes tipe 2.

    3. Perubahan Frekuensi Buang Air Kecil

    Peningkatan frekuensi anak Anda ke kamar mandi memiliki korelasi langsung dengan peningkatan asupan air secara tiba-tiba, dan ini bisa menimbulkan kekhawatiran.

    “Sepanjang malam anak sering ke kamar mandi. Pada siang hari, dia terkadang buang air kecil setiap 15 menit,” kata Kim Streif, seorang guru di Iowa dan orang tua dari seorang anak penderita diabetes tipe 1.

    Sinyal peringatan merupakan pertanda bahwa anak perlu diperiksa ke rumah sakit.

    4. Perubahan Tingkat Energi dan Mudah Letih

    Kelelahan ekstrem dan perubahan tingkat energi termasuk salah satu gejala diabetes, terutama jika anak Anda merasa lebih lambat bergerak dan lamban dari biasanya.

    5. Masalah Perut

    Menurut CDC, penderita diabetes mungkin juga bisa mengalami mual, muntah, atau sakit perut. Gejala gastrointestinal ini cenderung lebih umum terjadi pada diabetes tipe 1.

    6. Penglihatan Buram

    Gula darah tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak yang menyebabkan penglihatan kabur. Akibatnya, anak-anak menjadi tidak seimbang dan tidak dapat fokus dengan jelas.

    7. Mati rasa atau kesemutan

    Gula darah tinggi dapat menyebabkan neuropati diabetik, yang merupakan bentuk kerusakan saraf. Kondisi ini dapat hadir dalam berbagai bentuk, termasuk merasakan kesemutan di tangan atau kaki Anda.

    8. Luka yang lama sembuh

    Jika anak Anda mengalami luka, atau infeksi yang bertahan lebih lama dari biasanya, itu bisa menjadi tanda diabetes tipe 2. Ini bisa terjadi karena faktor-faktor seperti gula darah tinggi, neuropati diabetik, dan penurunan sirkulasi. Penderita diabetes umumnya lebih sering mengalami infeksi.

    9. Area Kulit yang gelap

    Penderita diabetes mungkin mengalami penggelapan di lipatan kulit mereka, seperti ketiak dan daerah leher. Gejala ini, yang disebut acanthosis nigricans, tidak selalu terlihat seperti memar, dan teksturnya bisa seperti beludru.

    Hal ini disebabkan oleh resistensi terhadap insulin yang diproduksi secara alami dan berhubungan dengan diabetes tipe 2.

    10. Nafas berbau buah

    Anak-anak dengan gejala diabetes dapat mengalami napas yang berbau buah. Gejala yang berpotensi mengancam jiwa ini mungkin mengindikasikan ketoasidosis diabetik, dan biasanya hanya ada pada diabetes tipe 1.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Hampir 20 Juta Orang Indonesia Kena Diabetes





    Next Article



    12 Ciri Kecerdasan Anak yang Mudah Dikenali Sejak Dini



    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.