Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»4 Cara Turunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat
    Inspiring You

    4 Cara Turunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 November 2024Updated:5 November 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Hipertensi adalah kondisi meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan dan atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg.

    Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), tekanan darah tinggi adalah silent killer atau pembunuh senyap. Berdasarkan catatan, satu dari tiga orang di Indonesia mengidap tekanan darah tinggi.

    Biasanya, tekanan darah dapat diturunkan dengan cara mengonsumsi obat. Namun, ternyata ada berbagai cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menurunkan tekanan darah tinggi tanpa harus minum obat, salah satunya adalah tidur.

    Lantas, bagaimana cara menurunkan tekanan darah? Berikut ulasannya.

    1. Tidur Lebih Awal
    Pelatih kebugaran dan kesehatan, Walter Gjergja mengatakan bahwa kebiasaan begadang atau tidur larut malam merupakan salah satu pemicu naiknya tekanan darah.

    Selama beristirahat, tekanan darah perlahan akan menurun dan kembali normal. Maka dari itu, usahakan setidaknya mendapatkan tidur berkualitas selama tujuh jam setiap malam untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

    “Tidurlah lebih awal dan luangkan waktu untuk bersantai, gunakan teknik pengurangan stres, seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam untuk membantu Anda tertidur,” ujar Walter, dikutip dari Mirror, Selasa (5/11/2024).

    Waller menambahkan, setiap individu sebaiknya mulai mengurangi dan berhenti mengonsumsi alkohol dan merokok. Sebab, dua kebiasaan tersebut juga dapat menjadi faktor risiko tekanan darah meningkat.

    2. Perbanyak Makan Sayuran dan Biji-bijian
    Pola makan yang berfokus mengonsumsi sayur, biji-bijian, buah, protein rendah lemak, serta rendah garam menjadi faktor penting untuk membantu penurunan tekanan darah.

    Makanan tinggi garam menjadi salah satu penyumbang utama masalah tekanan darah tinggi. Maka dari itu, Waller menganjurkan para penderita tekanan darah tinggi untuk mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 miligram natrium setiap hari dan mengganti camilan asin dengan makanan sehat, seperti pisang, bayam, ubi, dan alpukat.

    “Nutrisi jelas berkorelasi dengan berat badan dan kelebihan berat badan sangat terkait dengan tingginya insiden masalah tekanan darah,” jelas Waller.

    “Oleh karena itu, dalam jangka panjang usahakan untuk mengadopsi rencana nutrisi yang akan menjaga berat badan pada kisaran sehat,” lanjutnya.

    3. Prioritaskan Kebahagiaan
    Walter menuturkan, kebahagiaan berperan penting pada kesehatan. Dalam hal ini, kebahagiaan dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dengan menurunkan stres, meningkatkan aliran darah, hingga merelaksasi pembuluh darah.

    Oleh sebab itu, Walter mengimbau setiap individu untuk tidak lupa bahagia serta menghabiskan waktu bersama orang terdekat dan banyak tertawa.

    “Sedikit humor, baik dengan sosialisasi, acara komedi, juga dapat meningkatkan suasana hati Anda. Ini menempatkan Anda dalam kerangka berpikir positif untuk berolahraga,” kata Walter.

    “Hewan peliharaan memiliki efek yang sama. Mereka membuat kita tenang, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan emosional kita sehingga mengarah pada pembacaan tekanan darah yang lebih rendah,” sambungnya.

    4. Banyak Bergerak
    Walter menjelaskan bahwa menjaga tubuh tetap bergerak merupakan salah satu ‘obat’ terbaik untuk mencegah berbagai penyakit. Ia merekomendasikan setiap individu untuk berolahraga sedang setidaknya 150 menit atau olahraga intens selama 75 menit per minggu.

    “Mulailah dengan olahraga low impact, seperti berjalan, mendaki, berenang, dan bersepeda untuk mengurangi tekanan darah dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular tanpa membebani sendi,” imbau Waller.

    Menurutnya, berolahraga di luar ruangan juga dapat memberikan manfaat tambahan yang berkaitan dengan sinar matahari, udara segar, dan berhubungan dengan alam.

    (Sumber: CNBC.com )

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kompetisi & Geliat Bisnis Skincare Saat Daya Beli Masih Lesu





    Next Article



    Anak Kecil Bisa Alami Hipertensi, Ini Penyebab Utamanya



    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.