Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Kebiasaan Picu Asam Urat, No. 5 Jarang Disadari
    Inspiring You

    5 Kebiasaan Picu Asam Urat, No. 5 Jarang Disadari

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman3 Agustus 2024Updated:3 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, Dexpert.co.id – Kebiasaan yang Anda lakukan setiap hari ternyata bisa menjadi pemicu asam urat. Penyakit yang juga disebut sebagai hiperurisemia ini ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat di dalam tubuh sehingga melebihi batas normal.

    Menurut Mayo Clinic, asam urat bisa terjadi secara tiba-tiba dengan gejala ibu jari kaki terasa terbakar, serta nyeri sendi yang intens, sendi terasa panas, kemerahan, bengkak, hingga sulit bergerak.

    Setidaknya ada 5 kebiasaan alias gaya hidup yang bisa memicu timbulnya asam urat.

    Apa saja? Berikut CNBC Indonesia rangkum dari Everyday Health, Sabtu (3/8/2024).

    1. Mengonsumsi Makanan Tinggi Purin

    Profesor kedokteran klinis di Weill Cornell Medical College, Dr. Theodore Fields, mengungkapkan bahwa makanan tinggi purin dapat memicu serangan asam urat. Namun, ternyata purin bukanlah satu-satunya penyebab asam urat.

    “Makanan yang salah bisa menjadi penyebab utama terjadinya serangan asam urat. Namun, pasien pasti memiliki kecenderungan terkena serangan tersebut karena memiliki asam urat darah tinggi,” ujar Dr. Fields.

    “Yang kemudian menyebabkan penumpukan asam urat di persendian,” imbuhnya.

    Menurut Dr. Fields, daging merah, jeroan, bir, dan beberapa makanan laut (seafood), seperti kerang adalah sejumlah makanan dan minuman yang mengandung cukup tinggi zat purin sehingga harus diwaspadai oleh penderita asam urat.

    2. Mengonsumsi Alkohol

    Minuman alkohol jenis apa pun dapat memicu serangan asam urat karena mampu menurunkan kemampuan ginjal untuk menyaring asam urat dan dapat menyebabkan penumpukan asam urat. Terlebih, minuman alkohol mengandung zat purin yang tinggi.

    Selain mengandung banyak purin, minuman beralkohol, termasuk bir juga memperlambat proses pembuangan asam urat melalui urine. Bir meningkatkan asam urat sebesar 6,5 persen. Bahkan, bir non alkohol menaikkannya sebesar 4,4 persen.

    “Bir adalah minuman yang sangat dilarang untuk orang penderita asam urat,” tegas Profesor University of Texas Southwestern Medical School, Lona Sandon.

    3. Sering Minum Soda

    Sirup jagung fruktosa tinggi merupakan penyebab meningkatnya kadar asam urat. Dr. Fields mengatakan, beberapa porsi 12 ons atau sekitar 340 gram soda biasa terbukti meningkatkan asam urat pada laki-laki maupun perempuan.

    Maka dari itu, orang yang berisiko terkena asam urat harus beralih ke diet soda alias yang tidak mengandung sirup jagung fruktosa tinggi atau membatasi soda biasa tidak lebih dari satu porsi 12 ons sehari.

    Selain itu, perlu diketahui bahwa sirup jagung fruktosa tinggi dapat ditemukan di banyak minuman buah, makanan panggang, es krim, permen, makanan cepat saji olahan, sereal sarapan, dan makanan lainnya.

    4. Jarang Minum Air Mineral

    Dehidrasi akibat kurang mengonsumsi air mineral juga bisa menjadi faktor risiko asam urat. Hingga saat ini, para ahli belum mengetahui penyebab pastinya. Namun, hal ini mungkin terjadi akibat konsentrasi kristal asam urat dalam cairan sendi.

    Menurut Dr. Fields, asam urat juga berkaitan erat dengan batu ginjal mengandung asam urat yang risikonya meningkat secara signifikan, terutama saat tubuh mengalami dehidrasi. Maka dari itu, setiap individu disarankan untuk mengonsumsi enam hingga delapan gelas air mineral sehari.

    5. Ukuran Sepatu Tidak Sesuai

    Kebiasaan lain yang diduga memicu asam urat selanjutnya adalah penggunaan sepatu yang salah.

    Segala jenis di suatu area tubuh dapat menyebabkan nyeri asam urat, terutama pada orang yang “rentan”.

    Sepatu yang menggesek bagian jari kaki dapat menyebabkan nyeri yang cukup menyakitkan. Maka dari itu, pastikan area ujung sepatu Anda cukup lebar untuk menyisipkan kaki tanpa terjepit atau tergesek.

    (dce)

    Saksikan video di bawah ini:

    Inovasi Unik Brand Perawatan Tubuh Berebut Pasar RI




    Next Article



    5 Sayuran yang Paling Bahaya buat Penderita Asam Urat



    Inspirasi Kamu Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.