Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Negara yang Turisnya Paling Doyan Liburan di Indonesia
    Inspiring You

    5 Negara yang Turisnya Paling Doyan Liburan di Indonesia

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman3 Januari 2024Updated:3 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengungkapkan lima negara asal wisatawan mancanegara (wisman) yang paling banyak berkunjung ke Indonesia untuk berlibur, Rabu (3/1/2024).

    Sandi mengatakan, Malaysia, Australia, Singapura, China, dan Timor Leste adalah daftar negara yang penduduknya paling banyak berwisata di Indonesia selama Januari hingga November 2023.

    Secara rinci, Malaysia menjadi negara asal wisman terbanyak dengan persentase 15,75 persen. Kemudian disusul oleh Australia sebanyak 12,44 persen, Singapura 11,58 persen, China 6,8 persen, dan Timor Leste sebanyak 6,37 persen.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan bahwa total jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang Januari hingga November 2023 adalah 10,41 juta. Angka ini meningkat sebesar 110,86 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 lalu.

    “Kunjungan wisman ini akhirnya menggenapkan Januari sampai November 2023 10,41 juta atau sudah di atas 9,5 juta dan 8,5 juta target batas atas,” ujar Sandiaga dalam Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta, Rabu (3/1/2024).

    “Berarti ini setara dengan 174 persen kurang lebih atau sudah sangat signifikan di atas dari proyeksi kita,” imbuh Sandi.

    Hingga saat ini, perhitungan perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masih dalam tahap pembahasan. Namun, Sandiaga memproyeksikan kontribusi sebesar Rp120 triliun terhadap perekonomian nasional.

    “Lonjakan pengunjung ada libur Nataru antara 107 hingga 110 juta dan mayoritas akan melakukan aktivitas wisata,” kata Sandi.

    “Kami melihat bahwa potensi perputaran untuk ekonomi, termasuk akomodasi hotel dan restoran ini mencapai total Rp108 miliar lebih, dihitung dari occupancy sekitar 70 persen selama 10 hari,” lanjutnya.

    Sandi mengatakan, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah kamar sekitar 15.500 dengan harga kamar sekitar Rp1 juta.

    “Maka proyeksi inilah yang menjadi acuan kita,” ujar Sandi.



    Artikel Selanjutnya


    Ramai-Ramai Turis Korea Ingin Menikah & Bulan Madu di Bali

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.