Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»73% Warga RI Belum Divaksin Punya Antibodi Covid, Kok Bisa?
    Insight News

    73% Warga RI Belum Divaksin Punya Antibodi Covid, Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Maret 2022Updated:18 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dari riset Serologi Survey pada akhir tahun lalu, terungkap 73% penduduk Indonesia belum divaksinasi sudah punya antibodi COvid-19. Alasannya karena mereka sudah pernah terinfeksi Covid-19 sebelumnya.

    Hasil riset tersebut juga menyebutkan 86,6% telah memiliki antibodi dari SARS-CoV-2. “Dari belum divaksin pada saat November-Desember 2021, 73,9% sudah memiliki antibodi SARS-CoV-2. Ini dari terinfeksi dari yang tahu atau tidak tahu terinfeksi,” jelas Iwan Ariawan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, pada keterangan pers Hasil Serologi Survey Nasional, Jumat (18/3/2022).

    Dia juga menjelaskan jika orang dengan vaksinasi memiliki proporsi antibodi yang lebih tinggi. Untuk kelompok yang mendapatkan dua dosis vaksin menjadi proporsi yang paling tinggi.

    Survey juga menjelaskan riwayat deteksi dan status vaksinasi pada proporsi penduduk. Di dua kelompok tersebut juga memperlihatkan bahwa setelah divaksinasi penuh mendapatkan antibodi tertinggi, dibandingkan yang belum divaksin atau baru satu dosis saja.

    “Pernah terdeteksi tinggi, vaksin konsisten. Kelompok orang ini proporsi lebih tinggi cuman yang riwayat terinfeksi,” kata dia.

    Riset dilakukan pada sejumlah wilayah baik aglomerasi dan non-aglomerasi. Dia menjelaskan hasil antibodinya sama tinggi, termasuk pada kelompok yang belum divaksinasi.

    “Menggambarkan Covid di daerah ramai dan mobilitas tinggi sudah menyebar ke semua daerah,” kata Iwan.

    Hal yang sama juga terjadi pada proporsi penduduk di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali. Sementara itu antibodi tertinggi terlihat pada perempuan dibandingkan laki-laki.

    Secara umut, proporsi penduduk berusia anak-anak juga sudah memiliki antibodi. Padahal kelompok tersebut belum bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

    “Sebaran antibodi: hampir merata, Ada yang ekstrem di Papua, Jayawijaya dimana proporsi penduduk memiliki antibodi 45% paling rendah dalam survey,” ujarnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.