Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Wiliam Tanuwijaya Jelaskan Merger Gojek-Tokopedia GoTo ke DPR
    Insight News

    Wiliam Tanuwijaya Jelaskan Merger Gojek-Tokopedia GoTo ke DPR

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 September 2021Updated:15 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Pendiri sekaligus CEO Tokopedia William Tanuwijaya buka-bukaan soal merger Tokopedia dengan Gojek menjadi GoTo yang diresmikan beberapa waktu lalu. Ia memastikan merger itu bukan didorong oleh pemodal.

    “Soal merger, mergernya Tokopedia dengan (Gojek) konsolidasi karena umumnya di industri kami perusahaan sejenis itu bergabung untuk mengonsolidasi pasar. Gojek dan Tokopedia sebagai karya anak bangsa, kami berkompetisi di level global. Dan merger ini bukan didorong oleh para investor,” kata William dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (15/9/2021).

    Ia mengaku sudah kenal lama dan memiliki kesamaan visi dengan CEO Gojek Kevin Aluwi dan Co-CEO Gojek Andre Soelistyo. Meskipun bidang bisnis Tokopedia dan Gojek berbeda.

    “Kalau di masa pandemi, kami melihat kalau kami bersatu, seperti Indonesia di tahun 1945 berbagai suku bangsa dan bahasa bersatu, ini akan jadi kekuatan global,” ujar William.

    “Kami mau membangun legacy, kami tidak mau bermain dengan ego bahwa Tokopedia dan Gojek cukup di sini. Kami ingin Gojek dan Tokopedia bersatu menjadi GoTo membawa nama Indonesia di panggung dunia,” lanjutnya.

    William bilang kalau tantangan di depan tidaklah mudah. Sebab, para pesaing memiliki modal kerja 10 kali lipat bahkan 1.000 kali lipat lebih besar.

    “Jadi kami juga harus mempersiapkan untuk masa depan dan kami melihat kombinasi ini di masa pandemi akan sangat menguntungkan ekosistem yang ada. Sebanyak 2 juta mitra pengemudi, 12 juta mitra UMKM dengan GoTo digabung, transaksi yang terjadi sudah 2% PDB, ini kalau kita kombinasikan, bukannya efisiensi, tapi kita bisa akselerasi, bukannya misalnya PHK, tapi kita bisa menyerap lebih banyak lapangan kerja. Jadi itu cerita di balik mergernya,” kata William.

    [Dexpert.co.id]

    (Sumber: CNBC.com )



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.