Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Akhir 2021, Pakar ‘Ramal’ 50% Warga RI Sudah Divaksin 2 Kali
    Insight News

    Akhir 2021, Pakar ‘Ramal’ 50% Warga RI Sudah Divaksin 2 Kali

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2021Updated:26 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono memaparkan proyeksi terkait vaksinasi Covid-19 masyarakat Indonesia. Proyeksi itu dipaparkan Pandu dalam rilis hasil Survei Nasional Indikator Politik Indonesia bertajuk evaluasi publik terhadap penanganan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi, dan demokrasi, Minggu (26/9/2021).

    “Insya Allah akhir tahun mudah-mudahan hampir lebih dari 50% penduduk Indonesia sudah dua kali divaksinasi,” ujarnya.

    Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga Sabtu (25/9/2021), sebanyak 85,9 juta orang atau 41,27% sudah menjalani suntikan dosis pertama. Sementara itu untuk dosis kedua sebanyak 48,2 juta (23,17%). Sementara suntikkan ketiga adalah 901.315 atau 61,37%.

    Menurut Pandu, stok vaksin Covid-19 juga sudah banyak. Terlebih banyak donasi vaksin yang diberikan dari beberapa negara kepada Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

    Dia mengatakan pentingnya mengejar vaksinasi menjadi salah satu cara untuk menekan lonjakan kasus Covid-19. Vaksinasi itu harus dilakukan pada kelompok penduduk yang beresiko.

    Selain vaksinasi, lonjakan kasus bisa dihindari apabila tidak ada varian baru yang berbahaya seperti Delta.

    “Maka kita bisa lebih tenang. Tapi bukan tenang 100%,” kata Pandu.

    Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah melaporkan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia per 26 September 2021 pukul 12.00 WIB.Dari data yang dihimpun dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada tambahan 1.760 kasus sehingga total menjadi 4.208.013. Penambahan hari ini lebih rendah dibandingkan kemarin yang tercatat 2.137.

    Sementara itu, kasus sembuh bertambah 2.976 sehingga total menjadi 4.023.777. Sedangkan kasus meninggal bertambah 86. Dengan demikian akumulasinya menjadi 141.467. Kasus aktif sendiri sekarang berada pada posisi 42.769 atau turun 1.302 dibandingkan kemarin.

    [Dexpert.co.id]

    (Sumber: CNBC.com )



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.