Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Face Recognition di Stasiun Langgar Hukum, KAI Buka Suara
    Insight News

    Face Recognition di Stasiun Langgar Hukum, KAI Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 November 2023Updated:23 November 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – PT Kereta Api Indonesia memanfaatkan teknologi pemindai wajah (Face Recognition) sebagai salah satu opsi verifikasi dan otentikasi saat penumpang boarding.

    Metode ini sempat viral di internet, sebab penumpang mengatakan proses pendaftaran data biometrik untuk Face Recognition memakan waktu lama. Alhasil, antrean penumpang untuk boarding bisa kerap mengular.

    Direktur Eksekutif Elsam, Wahyudi Djafar, menjelaskan implementasi teknologi ini memiliki beberapa persoalan. Salah satunya, data biometrik dalam UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) merupakan data spesifik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Artinya, perlu tingkat perlindungan tinggi dan konsen dari subyek datanya. Wahyudi juga mempertanyakan tujuan penggunaan data tersebut.

    KAI sejauh ini diketahui hanya menggunakan data tersebut untuk verifikasi dan otentifikasi penumpang kereta yang akan boarding.

    Padahal, penggunaan data biometrik biasanya untuk tujuan yang berisiko. Misalnya pada transaksi keuangan maupun perbankan.

    “Kenapa harus menggunakan data biometrik? Padahal dengan data yang lain tidak memiliki risiko lebih tinggi sudah bisa dilakukan,” ujarnya.

    Wahyudi juga mempertanyakan soal mekanisme penyimpanan data biometrik penumpang kereta api.

    “Apakah KAI akan menyimpan secara terus-menerus data rekam wajah atau segera dimusnahkan ketika orang boarding?” ungkap dia.

    KAI Jelaskan Mekanisme Pemrosesan Data Face Recognition di Stasiun

    VP Public Relation PT Kereta Api Indonesia, Joni Martinus menjelaskan data penumpang akan disimpan selama digunakan oleh penumpang. Namun data akan dihapus jika selama setahun penumpang tidak menggunakan layanan kereta api.

    “Data akan disimpan sepanjang penumpang mempergunakan layanan KA. Jika dalam waktu 1 tahun tidak menggunakan layanan KA, maka data penumpang akan dihapus,” kata Joni kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/11/2023).

    Joni menjelaskan penumpang juga bisa mengajukan penghapusan datanya. Mereka perlu mengajukan penghapusan data kepada pihak KAI.

    Dia juga memastikan data yang diberikan penumpang akan dipergunakan hanya untuk proses boarding saja. “Data nama, NIK, dan foto akan disimpan pada infrastruktur KAI dan hanya dipergunakan untuk proses boarding menggunakan Face Recognition Boarding Gate,” jelas dia.

    Penggunaan face recognition juga dipastikan tidak dipaksakan. Joni mengatakan KAI memberikan pilihan penumpang untuk boarding baik dengan pemindaian wajah maupun manual.

    Bagi penumpang akan diminta persetujuan melakukan perekaman untuk layanan face recognition. Permintaan persetujuan ini baik yang diajukan melalui aplikasi Access by KAI maupun pendaftaran langsung di stasiun.

    “Bagi penumpang yang menghendaki boarding melalui Face Recognition, maka setiap penumpang telah terlebih dahulu memberikan persetujuan perekaman untuk Face Recognition pada saat proses pendaftarannya, baik pendaftaran di Access by KAI ataupun di stasiun,” kata Joni.

    Sementara yang tidak berkenan, fasilitas boarding manual masih disediakan. “Bagi penumpang yang tidak berkenan menggunakan Face Recognition, KAI masih tetap menyediakan fasilitas boarding manual dan penumpang masih tetap bisa dilayani,” pungkasnya.



    Artikel Selanjutnya


    Naik Kereta dari Stasiun Gambir Tak Butuh KTP, Ini Gantinya

    (npb/npb)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.