Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Internet Lumpuh Gara-gara Ulah Kakak Beradik, Nasibnya Tragis
    Insight News

    Internet Lumpuh Gara-gara Ulah Kakak Beradik, Nasibnya Tragis

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Oktober 2024Updated:20 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Dua bersaudara asal Sudan baru saja didakwa di pengadilan Amerika Serikat (AS). Keduanya diduga menjalankan kelompok peretas Anonymous Sudan dan bertanggung jawab atas lumpuhnya sejumlah layanan.

    Tersangka bernama Ahmed Salah Yousif Omer (22) dan Alaa Salah Yusuuf Omer (27). Setidaknya ada lebih dari 35 ribu serangan DDoS yang diatur oleh mereka berdua, dikutip dari PC Mag, Kamis (17/10/2024).

    Serangan itu mengganggu akses ke sejumlah layanan besar, termasuk Microsoft, PayPal dan Riot Games.

    Ahmed dan Alaa juga diduga membuat alat serangan bernama Godzilla Botnet dan Skynet Botnet. Tools itu dijual kepada peretas lain dan sekitar 100 pelanggan telah menggunakannya.

    Serangan yang dibuat disebut cukup kuat. Bahkan mampu melumpuhkan situs selama berjam-jam.

    Biasanya Anonymous Sudan akan mengajukan tuntutan melalui akun pada Telegram. Salah satunya adalah serangan yang menargetkan Open AI pada November 2023.

    “Memperingatkan soal serangan DDoS yang dilakukan terus-menerus, kecuali OpenAI mengubah aktivitas chatbot dan memecat kepala penelitian,” tulis FBI dalam surat pernyataannya.

    FBI melalui agen rahasia mencoba menyewa akses ke alat DDoS untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya mereka bisa mengungkap server yang digunakan untuk melancarkan serangan.

    FBI juga mengatakan Paypal berhasil mengidentifikasi akun yang digunakan oleh para pelaku tersebut.

    Atas kejahatannya, Ahmed kemungkinan akan dihukum penjara seumur hidup jika terbukti bersalah. Tuduhan yang dialamatkan pada dia termasuk tiga tuduhan merusak komputer yang dilindungi dan satu soal konspirasi merusak komputer yang dilindungi.

    Sementara itu Alaa mungkin akan dipenjara hingga lima tahun. Sang kakak mendapatkan satu tuduhan konspirasi merusak komputer yang dilindungi.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Keamanan Data Ancam Digitalisasi RI, Tim Prabowo Bisa Atasi?

    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.