Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»8,8 Juta Warga RI Jadi Korban Judi Online, Dampaknya Mengerikan
    Insight News

    8,8 Juta Warga RI Jadi Korban Judi Online, Dampaknya Mengerikan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 November 2024Updated:29 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Setidaknya ada 8,8 juta warga yang terlibat judi online di Indonesia. Pemerintah menyiapkan edukasi dan literasi masyarakat demi memberantas perilaku tersebut.

    “Literasi digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, kesadaran rakyat kita. Bahwa judi online adalah penipuan, judi online adalah sistem yang harus kita lawan dengan kesadaran penuh,” jelas Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, usai pertemuan dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid, di kantornya, Jakarta, Kamis (25/11/2024).

    Dia memastikan akan melibatkan semua pihak. Termasuk koordinasi kementerian dan lembaga yang ada di bawah lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

    Salah satu yang dicontohkan adalah meminta pendampingan dari pendamping desa dan PKH (Program Keluarga Harapan). Selain itu juga kader penggerak hingga pemerintah daerah.

    “Dan kita akan melibatkan seluruh perangkat yang kita miliki mestinya, baik itu yang ada di dalam koordinasi Kemenko Pemberdayaan misalnya. Kita akan minta pendamping desa, kita minta pendamping PKH, minta seluruh kader-kader penggerak pembangunan, pemerintah daerah, untuk menjadi aktor-aktor yang bisa mengatasi preventif maupun antisipatif judi online ini,” kata dia.

    Kampanye literasi akan dilakukan melalui beberapa jalan. Mulai dari digital, pertemuan langsung, serta sosialisasi.

    Pria yang disapa Imin mengatakan edukasi sangat dibutuhkan. Dia mengingatkan agar masyarakat jangan mau ditipu oleh jeratan pelaku judi online.

    “Edukasi itu menjadi amat sangat dibutuhkan, sehingga rakyat paling bawah terutama jangan pernah mau ditipu dengan seolah-olah ada peruntungan. Tetapi yang terjadi adalah penipuan,” ungkapnya.

    Cak Imin mengatakan konsep judi sejatinya ‘take and give’. Ada faktor keberuntungan di dalamnya. Namun, judi online yang menyasar rakyat miskin merupakan sebuah penipuan karena sudah diatur oleh algoritma yang membuat orang makin miskin. 

    “Jadi kita harus bikin literasi kepada masyarakat, karena 8,8 juta yang terlibat judi online ini adalah kontributor kemiskinan baru,” jelasnya menambahkan.

    “Kalau ini tidak kita atasi dari hulu-hilirnya, kita sangat khawatir judi online akan memperbanyak orang miskin di tanah air kita,” kata dia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Modus Kian Canggih! Prabowo Nyatakan Perang Dengan Judi Online




    Next Article



    OJK Blokir 6.000 Rekening Terkait Judi Online



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.