Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Alasan Ikan Bandeng Jadi Hidangan Imlek, Ini Filosofinya
    Inspiring You

    Alasan Ikan Bandeng Jadi Hidangan Imlek, Ini Filosofinya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 Februari 2024Updated:7 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perayaan Tahun Baru Imlek adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia.

    Selain tradisi berbagi angpao, menggunakan pakaian dan ornamen serba merah, serta merayakan berbagai kegiatan dengan meriah, salah satu hal yang paling identik dengan Imlek adalah sajian menu ikan.

    Bagi sebagian besar masyarakat keturunan Tionghoa, ikan adalah salah satu menu yang wajib disajikan selama perayaan Tahun Baru China. Di Indonesia, jenis ikan yang populer disajikan adalah bandeng.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lantas, mengapa ikan selalu hadir dalam sajian menu saat Imlek?

    Melansir dari China Highlights, dalam bahasa China “ikan” disebut sebagai “Yú” atau “Yoo” yang terdengar serupa dengan arti kata surplus, berlimpah, atau berlebihan.

    Ikan yang biasanya dijadikan sebagai hidangan tradisional di menu makan malam Tahun Baru Imlek ini diharapkan mampu membawa “surplus” bagi keluarga. Maka dari itu, ikan selalu dimakan dengan harapan dapat memberikan rezeki yang berlimpah di tahun berikutnya.

    Sebelum makan ikan, keluarga Tionghoa disarankan untuk mengucapkan “Niánnián yǒu yú'” atau “Nyen-nyen yo yoo” yang berarti “Semoga kamu selalu mendapatkan hal yang lebih banyak daripada yang kamu harapkan!”

    Namun, ikan yang harus disajikan dan dimakan agar dapat membawa keberuntungan tidak bisa sembarangan. Ada jenis ikan tertentu yang wajib diperhatikan oleh keluarga Tionghoa. Biasanya, ikan yang dipilih berdasarkan homofonik yang menguntungkan.

    Lalu, jenis ikan apa saja yang dapat dihidangkan sebagai menu saat Tahun Baru Imlek?

    1. Ikan Mud Carp (Ikan Bandeng)

    Dalam bahasa China, ikan bandeng atau ikan mas lumpur adalah “Liyú” atau “Lee-yoo” yang terdengar seperti “Li” atau “Lee” yang bermakna “Hadiah”.

    Dengan demikian, mengonsumsi ikan bandeng saat Tahun Baru Imlek dipercaya melambangkan harapan akan sebuah keberuntungan.

    2. Ikan Crucian Carp (Ikan Mas)

    Dalam bahasa China, ikan mas disebut sebagai “Jìyú” atau “Jee-yoo” yang terdengar seperti “Jí” atau “Jee” yang berarti “Semoga beruntung”.

    Maka dari itu, ikan mas menjadi salah satu menu andalan masyarakat Tionghoa saat Tahun Baru Imlek karena dipercaya akan membawa keberuntungan untuk tahun selanjutnya.

    3. Ikan Lele

    “Niányú” atau “Nyen-yoo” yang berarti ikan lele dalam bahasa China terdengar seperti “Nián yú” yang berarti “Tahun surplus”. Oleh sebab itu, ikan lele sering menjadi pilihan karena diharapkan dapat memberikan surplus atau keberlimpahan rezeki bagi keluarga.



    Artikel Selanjutnya


    Asik! Februari 2024 Ada Cuti Bersama, Bisa Long Weekend Imlek

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.