Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Anak Kecil Bisa Alami Hipertensi, Ini Penyebab Utamanya
    Inspiring You

    Anak Kecil Bisa Alami Hipertensi, Ini Penyebab Utamanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 Juli 2024Updated:4 Juli 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, Dexpert.co.id – Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga memiliki resiko mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hipertensi pada anak dapat mengakibatkan komplikasi jangka panjang yang serius, seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, dan stroke.

    Melansir Hopkins Medicine, selama 30 hingga 40 tahun terakhir, hipertensi pediatrik di Amerika Serikat meningkat empat kali lipat. Ini memang bukan gambaran global, tapi kondisi serupa bisa saja terjadi di Indonesia

    Meskipun alasan peningkatan hipertensi pada anak tidak sepenuhnya jelas, banyak yang menganggap hal ini disebabkan oleh epidemi obesitas yang terjadi secara kebetulan. Sejak tahun 1980, prevalensi obesitas di kalangan anak-anak dan remaja meningkat hampir tiga kali lipat.

    Tiga puluh dua persen anak-anak di Amerika Serikat kini mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Lebih lanjut, jika hanya mempertimbangkan kelompok anak berisiko ini, perkiraan proporsi anak yang menderita hipertensi jauh lebih besar, berkisar antara 20 persen hingga 47 persen.

    Berat badan jadi faktor penyebab hipertensi anak

    Anak-anak dengan kelebihan berat badan atau obesitas lebih besar kemungkinannya terkena hipertensi. Selain itu, kelebihan berat badan terkadang menjadi satu-satunya penyebab seorang anak atau remaja terkena hipertensi.

    Orang yang kelebihan berat badan juga lebih mungkin memiliki faktor risiko penyakit jantung lain seperti kolesterol tinggi, diabetes, dan hipertrofi ventrikel kiri (penebalan jantung tidak normal). Oleh karena itu, anak penderita hipertensi harus mengembangkan perilaku sehat jantung.

    Jangan abaikan hipertensi anak

    Hipertensi pada anak seringkali merupakan gejala dari kondisi atau penyakit lain. Oleh karena itu, semua anak penderita hipertensi harus menjalani evaluasi untuk mencari penyebab yang mendasarinya.

    Penyakit ginjal merupakan penyebab utama tekanan darah tinggi dan hipertensi pada anak-anak, oleh karena itu ahli nefrologi merupakan penyedia layanan yang mengevaluasi dan menangani kondisi ini pada anak-anak.

    Anak-anak yang terdiagnosis hipertensi harus menjalani tes darah dan urin serta pencitraan ginjal dan kandung kemih, serta pencitraan jantung.

    Pengobatan hipertensi pada anak

    Pengobatan hipertensi pada anak harus fokus pada penyebab yang mendasari dan menerapkan gaya hidup sehat.

    1. Penurunan berat badan jika kelebihan berat badan.

    2. Latihan aerobik harian. Usahakan untuk melakukan aktivitas sedang hingga berat selama 60 menit atau lebih setiap hari – pilih aktivitas yang membuat jantung Anda berdebar kencang seperti lari, sepak bola, tenis, atau jumping jack.

    3. Batasi aktivitas seperti bermain komputer/video/tablet dan menonton TV kurang dari dua jam per hari.

    4. Asupan sayuran segar, buah-buahan, dan produk susu rendah lemak setiap hari secara teratur

    5. Jauhi minuman berpemanis buatan seperti jus, soda, dan teh manis. Tingkatkan asupan air.

    6. Hindari makanan tinggi garam.

    7. Pilih pilihan makanan rendah kolesterol.

    Saksikan video di bawah ini:

    Kosmetik Vegan Kian Menawan, Rawat Kulit Sambil Jaga Lingkungan





    Next Article



    Gak Disangka, Ternyata Ini 5 Tanda Anak Bakal Sukses di Masa Depan



    (hsy/hsy)

    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.