Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Larang Karyawannya Main Media Sosial
    Insight News

    Apple Larang Karyawannya Main Media Sosial

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Oktober 2024Updated:17 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple dituding melarang karyawannya untuk bermain media sosial. Tuduhan terbaru ini menyusul masalah pemecatan seorang karyawan karena hal serupa pada 2021 lalu.

    Pengaduan itu diajukan pada Badan Hubungan Perburuhan Nasional Amerika Serikat (AS). Tuduhan terkait pembatasan, pemantauan dan gangguan hak pekerja yang dilakukan Apple.

    Apple disebut melarang pekerja membuat kanal Slack baru. Menurut perusahaan, semua keluhan bisa langsung disampaikan kepada manajer atau saluran People Support.

    Pihak Apple juga membantah tuduhan itu. Janji produsen iPhone adalah mempertahankan budaya tempat kerja yang positif dan inklusif, dikutip dari Apple Insider, Kamis (17/10/2024).

    Sebelumnya pada Oktober lalu, Apple juga dilaporkan karena memaksa karyawan menandatangani perjanjian rahasia.

    Jauh sebelum dua laporna itu, Apple disebut memecat seorang karyawan bernama Janneke Parrish. Pemecatan terjadi karena aktivitas karyawan dan serikat, termasuk penggunaan Slack dan media sosial lain.

    Menurut Parrish saat itu, Apple melakukan diskriminasi jenis kelamin dan ras. Selain itu, dia menuding ia menjadi sasaran karena menuntut pekerjaan jarak jauh saat Covid-19 jadi sesuatu yang permanen.

    Parrish juga melakukan advokasi izin mendistribusikan survei kesetaraan gaji. Apple membantah semua tuduhan, dan mengklaim telah menghormati hak karyawan.

    Pengacara Parrish, Laurie Burges menjelaskan ingin ada pertanggungjawaban dari Apple. Sebab perusahaan asal Cupertino itu telah menerapkan aturan yang melanggar hukum.

    “Kami berharap meminta pertanggungjawaban Apple di pengadilan, karena membuat aturan yang melanggar hukum. Serta memberhentikan karyawan karena keterlibatan dalam aktivitas yang dilindungi, yakni menyuarakan diskriminasi gender serta pelanggaran hak sipil di tempat kerja,” jelasnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Pengadilan UE Tolak Banding Apple Terkait Kewajiban Pajak




    Next Article



    Trik Apple Jualan iPhone Terungkap! Ada Modus Kurangi Umur Baterai



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.