JakartaDexpert.co.id – Pemerintah India akan mulai menindak tegas para pedagang makanan yang jorok terhadap kuliner yang dijual. Tindak tegas itu disebut berupa denda hampir Rp19 juta. Melansir dari BBC International, dua negara bagian yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) mengumumkan rencana untuk memberlakukan denda dan penjara bagi para pedagang yang mencemari makanan dengan ludah, urin, dan kotoran. Dilaporkan, negara bagian Utara Uttarakhand bakal menjatuhkan hukuman denda hingga 100 ribu rupee atau sekitar Rp18,7 juta (asumsi kurs Rp187,65/rupee) bagi para pedagang kuliner yang jorok. Sementara itu, Pradesh akan memperkenalkan undang-undang (UU) yang ketat untuk menangani masalah ini. Selain menjatuhkan hukuman…
Penulis: Fitriana Herman
JakartaDexpert.co.id – Beberapa waktu belakangan ini, warganet Indonesia menyoroti sejumlah video merebus mi instan beserta bungkusnya yang viral di media sosial. Sebenarnya, apakah hal ini boleh dilakukan? Diketahui, berdasarkan instruksi yang tertera pada kemasan, mi instan mentah wajib dikeluarkan terlebih dahulu dari bungkus sebelum dimasak dengan air mendidih. Merebus mi instan bersamaan dengan bungkusnya tentu tak sesuai instruksi dan mampu membahayakan kesehatan konsumen. Peneliti Pusat Penelitian Kimia Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Joddy Arya Laksmono mengungkapkan bahwa merebus makanan, termasuk mi instan bersama bungkusnya dapat memicu berbagai risiko penyakit, termasuk kanker hati; kulit; dan mengganggu sistem imun tubuh. Joddy…
JakartaDexpert.co.id – Jantung adalah salah satu organ paling penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Maka dari itu, kesehatan organ yang terletak di bagian dada itu harus dijaga agar terhindar dari berbagai risiko penyakit mematikan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kardiovaskular atau penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Menurut Organisasi kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya kardiovaskular telah menyebabkan 17,9 juta orang meninggal dunia.Berdasarkan Global Status Report on NCD 2019 (IHME), sebanyak 17,8 juta atau satu dari tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung. Lalu, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat prevalensi penyakit jantung yang tinggi, yakni sebesar…