Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Donald Trump melempar banyak pujian pada Meta. Ini dilakukannya usai raksasa teknologi menonaktifkan program pengecekan fakta milik platform yang dimiliknya, termasuk Facebook dan Instagram. Pujian Trump ke Meta menunjukkan sikap yang berbeda 180 derajat dibanding beberapa tahun lalu. Sebelumnya, Trump sempat menghujat Meta bahkan mengancam akan menjebloskan CEO Mark Zuckerberg ke penjara jika terpilih sebagai Presiden AS. Trump juga menyebut Meta sebagai platform ‘penipu pemilu’. Kebencian Trump kepada Meta dimulai ketika platform tersebut memblokir Trump selama 2 tahun dari Facebook dan Instagram. Namun, setelah Meta melakukan gebrakan kontroversial dengan mematikan fitur pengecekan fakta, Trump langsung melunak. “Presentasi Meta sangat baik. Mereka…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Ledakan truk listrik atau Cybertruck buatan Tesla di depan hotel Presiden AS terpilih Donald Trump Trump pada awal tahun baru mengungkap fakta mengejutkan. Pihak kepolisian Las Vegas mengatakan pelaku menggunakan AI-generatif ChatGPT sebelum melancarkan tersebut. Pelaku bernama Matthew Livelsberger (37) ditemukan mencari informasi melalui ChatGPT. Informasinya mengenai target eksplosif, arah kecepatan amunisi, dan kembang api legal di Arizona. “Ini insiden pertama yang saya ketahui di AS, ChatGPT digunakan membantu seseorang membangun perangkat tertentu,” jelas McMahill, dikutip dari Reuters, Kamis (9/1/2025). OpenAI yang mengembangkan ChatGPT juga telah buka suara terkait hal tersebut. Perusahaan berkomitmen agar produk-produknya bisa digunakan secara bertanggung jawab. Selain itu, OpenAI juga…
Jakarta, Dexpert.co.id – Fitur kecerdasan buatan di iPhone yang dinamai ‘Apple Intelligence’ memberikan peringatan berita palsu, sehingga memicu kekhawatiran tentang kemampuan teknologi tersebut dalam menyebarkan informasi sesat. Salah satu fitur Apple Intelligence adalah merangkum notifikasi berita untuk pengguna. Fitur itu lalu mengeluarkan ringkasan notifikasi aplikasi BBC News yang tidak akurat terkait semifinal Kejuaraan Dart Dunia PDC. Dalam notifikasi itu, sistem AI Apple secara keliru mengklaim pemain dart Inggris Luke Littler telah memenangkan kejuaraan. Insiden itu terjadi sehari sebelum final turnamen sebenarnya, yang dimenangkan Littler. Kemudian, hanya beberapa jam setelah insiden itu, pemberitahuan terpisah yang dihasilkan oleh Apple Intelligence secara keliru…