Jakarta, Dexpert.co.id – Jika Anda pengguna iPhone, jangan heran tiba-tiba memori ponsel mendadak penuh. Salah satu penyebabnya adalah pembaruan Apple Intelligence yang memakan memori terlalu banyak.Apple Intelligence telah diperkenalkan pada panggung WWDC 2024 bulan Juni lalu. Ini merupakan fitur berbasis AI yang bisa digunakan di perangkat milik perusahaan termasuk iPhone.Sejauh ini, iPhone terlama yang bisa menggunakan Apple Intelligence adalah iPhone 15 Pro. Ponsel mengaksesnya harus memiliki penyimpanan internal minimal 128 GB.Mashable mencatat awal peluncuran fitur berbasis AI pada iOS 18.1 hanya menggunakan 4 GB. Laporan 9to5Mac menyebutkan install terbaru membutuhkan memori hampir dua kali lipatnya, mencapai 7 GB, dikutip Kamis (9/1/2025).Pembaruan iOS 18.2…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Bukalapak mengumumkan menutup lapak jualan online barang fisik mereka seperti fashion hingga alat elektronik. Dalam pengumumannya, bisnisnya kini beralih ke produk virtual seperti pulsa, pembayaran BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, hingga token listrik.”Kami ingin menginformasikan bahwa Bukalapak akan menjalani transformasi dalam upaya untuk meningkatkan fokus pada Produk Virtual. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan Produk Fisik di Marketplace Bukalapak,” tulis Bukalapak dalam blog resminya.Keputusan itu cukup mengejutkan mengingat platform ecommerce sempat merengkuh kesuksesan di awal pertumbuhan startup Indonesia. Bukalapak merupakan salah satu raksasa teknologi yang berkembang cukup pesat.Platform e-comnerce itu menjadi salah satu…
Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan fintech, Synapse, mengajukan kebangkrutan pada April 2024 lalu. Nasabah mereka banyak yang mengalami kerugian, jumlahnya ditaksir mencapai Rp 1,5 triliun. Masalah ini bermula saat Synapse dan Evolve Bank terlibat perselisihan terkait saldo nasabah pada Mei lalu. Synapse diketahui membantu startup fintech Yotta dan Juno menawarkan rekening giro dan kartu debit dengan menghubungkan pada layanan pemberi pinjaman kecil seperti Evolve. Akhirnya perusahaan fintech itu mematikan akses ke sistem utama untuk memproses transaksi. Perpindahan klien secara besar-besaran terjadi dan membuat Synapse bangkrut. Ditemukan pula masih ada dana nasabah yang hilang hingga US$96 juta (Rp 1,5 triliun). Masalah ini…