Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Selama 2024, topik terkait merek apa yang paling laku di pasaran terus dibicarakan oleh banyak orang. Termasuk bangkitnya Samsung jadi raja HP dunia menjadi salah satu topik terpopuler tahun lalu. Dalam laporan firma riset Counterpoint, Samsung memimpin pasar smartphone global selama kuartal III-2024. Salah satu kontributornya karena peluncuran seri Galaxy S24 yang laris manis. Seri tersebut diluncurkan pada awal tahun lalu. Samsung merilis tiga varian dalam generasi tersebut yakni S24, S24 Plus dan S24 Ultra. Hasil positif juga didapatkan oleh seri Galaxy A yang mendorong capaian Samsung saat itu. Sayang hasil yang sama tidak terjadi untuk produk…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Apple sampai saat ini belum menyerahkan proposal rencana investasi mereka ke Kementerian Perindustrian sehingga iPhone 16 masih belum bisa dijual di Indonesia. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kembali menekankan posisi tegas pemerintah RI soal kewajiban perusahaan Amerika Serikat di RI. Baru-baru ini, Kemnterian Perindustrian mengungkapkan bahwa rencana investasi Apple yang dikabarkan sampai US$ 1 miliar (Rp 16 triliun) baru sebatas wacana yang dikabarkan melalui WhatsApp. Sampai saat ini, belum ada perwakilan dari Apple yang menemui langsung pemerintah RI untuk membicarakan komitmen dan detail rencana investasi tersebut. Agus menegaskan bahwa pemerintah masih menantikan bukti keseriusan Apple di Indonesia. Respons Apple yang berlarut-larut,…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi Telegram makin populer dan banyak dipakai pengguna sepanjang tahun 2024. Telegram juga kian makin mengejar WhatsApp yang merupakan aplikasi sejuta umat. Telegram tercatat memiliki lebih dari 950 juta pengguna aktif pada Juli 2024. Sebagai perbandingan, WhatsApp memiliki lebih dari 2 miliar pengguna aktif bulanan hingga akhir 2023 lalu. Telegram merupakan perusahaan berbasis Dubai yang didirikan pengusaha asal Rusia, Pavel Durov. Pada 2014 lalu, Durov meninggalkan Rusia lantaran menolak tuntutan untuk memblokir suara komunitas oposisi di platform media sosial VK miliknya kala itu. Ia lalu menjual VK dan mendirikan Telegram. “Pengguna aktif bulanan kami akan tembus 1…

Read More