Jakarta, Dexpert.co.id – OpenAI telah memperkenalkan perspektif baru tentang Artificial General Intelligence (AGI). Ini menandakan pergeseran signifikan dalam prioritas strategis perusahaan. Jika sebelumnya OpenAi berfokus pada penciptaan sistem AI yang mampu melampaui kinerja manusia dalam berbagai tugas, kini perusahaan mengaitkan AGI dengan tolok ukur finansial, yang dapat menciptakan setidaknya US$100 miliar dalam bentuk keuntungan. Redefinisi ini mencerminkan visi OpenAI yang terus berkembang, dengan menekankan dampak ekonomi yang terukur daripada sekadar pencapaian teknis. Pendefinisian ulang AGI oleh OpenAI terkait dengan kemitraan, kompetisi, dan visi untuk masa depan. Dari hubungan berisiko tinggi dengan Microsoft hingga ketegangan hukum dengan Elon Musk, perusahaan ini…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Google Sundar Pichai memberi peringatan bahaya pada 2025 mendatang. Tahun depan perusahaannya bakal berjuang sangat keras karena menghadapi berbagai tantangan termasuk dari teknologi Artificial Intelligence (AI). Di depan para karyawan, Pichai menyebut perusahaan harus bertaruh besar tahun depan. Sebab, industri teknologi menghadapi peningkatan persaingan, rintangan regulasi, dan kemajuan pesat dalam AI. “Saya pikir 2025 akan kritis,” kata Pichai dalam rapat strategis 2025, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (30/12/2024). “Ini penting untuk kita semua menginternalisasi urgensi dalam momen ini, dan perlu bergerak lebih cepat sebagai perusahaan. Taruhannya tinggi, ini momen yang disruptif. Pada tahun 2025, kita harus fokus membuka…
Jakarta, Dexpert.co.id – Pemetaan ionosfer sangat penting untuk meningkatkan akurasi sistem navigasi. Namun, metode yang ada saat ini memiliki keterbatasan. Meskipun stasiun GNSS berbasis darat menyediakan peta terperinci tentang kandungan elektron total ionosfer (TEC), tetapi cakupannya tidak merata. Hal ini menyebabkan kesenjangan yang besar di wilayah yang kurang terlayani. Terbaru, para peneliti dari Google Research, di California, Amerika Serikat, telah mendemonstrasikan solusi inovatif yang memanfaatkan jutaan smartphone Android sebagai jaringan sensor terdistribusi dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature. Meskipun masih kurang akurat dibandingkan instrumen tradisional, perangkat ini secara efektif menggandakan cakupan pengukuran, menawarkan data ionosfer yang akurat dan mengatasi kesenjangan infrastruktur…