Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa wilayah di Indonesia mengalami musim hujan di akhir tahun, termasuk area Jabodetabek. Bahkan, ada juga yang mengalami bencana hidrometeorologi. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan musim hujan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena Indonesia tengah mengalami La Nina Lemah. La Nina adalah fenomena iklim global yang akibat anomali suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang menjadi lebih dingin dibandingkan biasanya, dikutip dari keterangan pers BMKG, Selasa (24/12/2024). “Tahun lalu yang terjadi adalah El Nino dan bersifat kering, sementara tahun ini adalah La Nina Lemah. Hal inilah yang menjadi booster pertumbuhan awan-awan…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi)Meutya Hafid turun gunung melakukan pengecekan jaringan untuk persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru 2025. Hari ini, Selasa (24/12/2024), Meutya dan jajaran pejabat Komdigi lainnya melakukan peninjauan pada Pusat Monitoring dan Telekomunikasi, Pos dan Penyiaran (PMT) di Kantor Komdigi. Ruangan yang berada di Komdigi itu memonitor layanan komunikasi. Plt Dirjen Ekosistem Digital Wayan Tony menjelaskan PMT merupakan pusat monitoring untuk kualitas layanan telekomunikasi di Indonesia. Bukan hanya Nataru, namun ruangan itu terus bekerja sepanjang hari dalam momen apapun. “Ini akan kelihatan dari sini, yang ada di seluruh Indonesia. Nah inilah tempat kami sekarang di sini untuk melihat infrastruktur komunikasi…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Antariksa AS (NASA) mengeluarkan informasi terbaru mengenai asteroid besar yang akan melintasi Bumi pada malam Natal. Asteroid 2024 XN1 akan melintasi Bumi pada 24 Desember, dan berukuran sebesar gedung 10 lantai dengan diameter 29-70 meter. Menurut dasbor Asteroid Watch NASA, batu ini akan melewati planet kita pada jarak 7,21 juta km. Asteroid ini ditemukan pada 12 Desember oleh NASA dan sistem pertahanan planet milik Badan Antariksa Eropa (ESA). Mereka kemudian menghitung orbit dan lintasannya, sebelum mengklasifikasikannya sebagai “pendekatan dekat”, sebuah istilah yang diberikan untuk asteroid yang melintas dalam jarak 7,5 juta km dari Bumi. Para badan antariksa…

Read More