Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Banyak Warga Singapura Kena Herpes Zoster, Diduga Terkait Covid
    Inspiring You

    Banyak Warga Singapura Kena Herpes Zoster, Diduga Terkait Covid

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman18 Desember 2024Updated:18 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Sejumlah dokter di Singapura menemukan semakin banyak pasien dengan kasus herpes zoster. Hal ini telah terjadi selama dua tahun terakhir.

    Melansir Channel New Asia, para ahli memperkirakan catatan kasusnya mencapai lebih dari 30 ribu orang setiap tahun. Mereka juga menghubungkan kasus ini dengan peningkatan populasi yang menua dan melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat pandemi COVID-19.

    Pimpinan medis di United Primary Care Network, Dr. Kelvin Goh, mengamati bahwa selama pandemi banyak pasien yang tertular COVID-19 kemudian terserang herpes zoster.

    Serupa dengan itu, Dr. Adrian Poh, yang mengawasi 38 klinik sebagai direktur medis HMI OneCare Clinic, mengatakan bahwa jumlah pasien yang terserang herpes zoster sejak pandemi naik sekitar 10 persen.

    “Risiko terkena herpes zoster mungkin tetap tinggi hingga enam bulan setelah infeksi COVID. Namun, saya pikir belum ada kepastian mengenai mekanisme dan hubungan pasti antara infeksi COVID dan reaktivasi herpes zoster,” kata Adrian Poh.

    Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan farmasi raksasa GSK yang dirilis pada 2022, orang berusia di atas 50 tahun yang terjangkit COVID-19 memiliki kemungkinan 15 persen lebih besar terserang herpes zoster dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah terdiagnosis COVID-19.

    Umumnya, pasien herpes zoster sering diobati dengan obat pereda nyeri atau obat antivirus.

    Meskipun jarang mengancam jiwa, dokter mengatakan bahwa penyakit ini dapat menyebabkan nyeri hebat selama berminggu-minggu dan dalam kasus terburuk, bertahun-tahun. Nyeri ini dapat melemahkan karena infeksi dapat mengakibatkan kerusakan saraf.

    Penyakit herpes zoster

    Herpes zoster adalah infeksi virus yang menyebabkan timbulnya ruam atau lepuh yang menyakitkan pada kulit. Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster, yang merupakan virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Ruam paling sering muncul sebagai kumpulan ruam atau lepuh di satu area tubuh Anda.

    Jika Anda terkena cacar air saat masih anak-anak, tubuh Anda melawan virus varicella-zoster dan tanda-tanda fisik cacar air akan memudar, tetapi virus tersebut akan tetap ada di dalam tubuh. Saat dewasa, terkadang virus tersebut menjadi aktif kembali. Kali ini, virus varicella-zoster muncul kembali dalam bentuk herpes zoster.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Warga RI Mau Good Looking, Industri Kosmetik RI Makin Glowing




    Next Article



    DBD Naik Tinggi di Negara Tetangga RI, Jumlah Kasus Tembus 10.000



    Never Give Up Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.