Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Beban Ongkos Berat Bikin Operator Telekomunikasi Cuma Bisa Berharap
    Insight News

    Beban Ongkos Berat Bikin Operator Telekomunikasi Cuma Bisa Berharap

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Desember 2024Updated:27 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) berharap pemerintah bisa menekan biaya regulasi atau regulatory cost operator telekomunikasi di Indonesia.

    Sekjen ATSI Marwan O. Baasir mengatakan, regulatory charge saat ini sudah menyentuh antara 13%-14% padahal industri tumbuh sekitar 5%. Menurutnya, praktik terbaiknya di dunia regulatory cost industri telekomunikasi ada di bawah 5%.

    “Tapi kita nggak bisa terlalu bermimpi seperti itulah, antara 5% itu berat. Moderatnya 5%-10%,” kata Marwan dalam program Profit di CNBC Indonesia, Jumat (27/12/2024).

    Ia meyakini, saat ini pemerintah sedang menghitung dan mengkalkulasi bentuk kebijakan terhadap regulatory cost bagi industri telekomunikasi Indonesia.

    “Ya, kami tahu pemerintah ini lagi menghitung betul ya. Pemerintah lagi mengkalkulasi bentuk kebijakan ini terhadap regulator cost karena cost nya adalah BHP frekuensi itu, yang tertinggi sekarang tuh 13% sampe 14%,” jelasnya.

    Untuk itu ATSI berharap agar pemerintah bisa menekan regulator cost dengan insentif BHP frekuensi yang diberikan bisa di bawah 10%, karena angka tersebut yang akan membuat industri lebih sehat.

    “Rasanya sudah sekian puluh tahun industri telekomunikasi Indonesia tidak pernah berharap sebegininya, berharap agar BHP frekuensinya itu dipertimbangkan kembali, diberikan insentif,” pungkasnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: 4 Masalah Ini Belum Kelar, Layanan Teknologi 5G RI Tak Maksimal




    Next Article



    XL Axiata Gaspol Investasi AI, Nilainya Tembus Rp 15 Miliar



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.