Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Berubah Jadi Meta, Facebook Hapus Teknologi Pengenalan Wajah
    Insight News

    Berubah Jadi Meta, Facebook Hapus Teknologi Pengenalan Wajah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 November 2021Updated:3 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Facebook, atau sekarang yang bernama Meta, menutup sistem pengenalan wajah. Ini terjadi saat adanya peningkatan kekhawatiran dari pengguna dan sejumlah regulator.

    Perubahan ini berdampak pada penghapusan template lebih dari 1 miliar pengenalan wajah individu. Dengan kebijakan ini perusahaan tidak lagi mengenali wajah orang di foto atau video secara otomatis, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (3/11/2021).

    Kebijakan itu akan berdampak pada teknologi alt text otomatis. Teknologi digunakan untuk menggambarkan gambar pada orang tunanetra atau memiliki masalah pada penglihatan.

    Kemudian, layanan Facebook yang bergantung pada sistem face recognition akan dihapus dalam beberapa minggu ke depan.

    Perusahaan mengatakan ada banyak kekhawatiran soal teknologi itu. Termasuk regulator masih dalam proses membuat seperangkat aturan dalam penggunaannya.

    “Di tengah ketidakpastian, kami percaya membatasi penggunaan pengenalan wajah untuk sejumlah kasus penggunaan yang sempit adalah hal tepat,” ungkap Meta.

    Dalam unggahan di blog resmi, perusahaan mengatakan mengakhiri penggunaan sistem pengenalan wajah jadi bagian ‘seluruh perusahaan untuk menjauhi jenis identifikasi luas ini’.

    Meta mengatakan lebih dari sepertiga pengguna aktif harian Facebook atau lebih dari 600 juta akun memilih menggunakan teknologi itu.

    Sementara itu, Meta menambahkan masih mempertimbangkan penggunaan face recognition untuk kasus saat orang butuh verifikasi identitas mereka. Dengan begitu menghindari penipuan dan peniruan identitas orang lain.

    Pengenalan wajah di masa depan, Meta mengatakan akan ‘terus mengumumkan penggunaan yang dimaksudkan, bagaimana ornag punya kontrol atas sistem ini dan data pribadi mereka’.

    Tahun 2012 adalah awal Facebook masuk ke teknologi pengenalan wajah. Saat iut perusahaan mengakuisisi Face.com yang merupakan startup asal Israel senilai di bawah US$100 juta.

    Akuisisi itu membentuk tim pengembang yang berfokus pada face recognition untuk aplikasi mobile. Hal ini terjadi berselang beberapa bulan setelah Facebook mengakuisisi Instagram.

    Sementara pada Juli 2020, perusahaan setuju membayar denda US$650 juta setelah dituntut mengumpulkan dan menyimpan data biometrik tanpa persetujuan pengguna. Aktivitas ini dilarang oleh aturan privasi informasi biometri di Illinois.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.