Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bill Gates Ungkap ‘Mimpi Buruk’ Bumi Selain Covid, Apa Itu?
    Insight News

    Bill Gates Ungkap ‘Mimpi Buruk’ Bumi Selain Covid, Apa Itu?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 November 2021Updated:6 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Bill Gates buka suara soal ‘mimpi buruk’ bumi selain Covid-19. Itu adalah perubahan iklim akibat pemanasan global.

    Gates mengatakan perubahan iklim bisa membuat merana umat manusia. Ia meminta didesaknya penelitian dan inovasi hijau.

    “Sekarang yang kita butuhkan adalah rencana untuk mencapai nol emisi karbon,” ungkap Bill Gates seperti yang dikutip dari CNBC Internasional, Sabtu (6/11/2021).

    Ia mengatakan hal ini sulit. Tapi, tetap masih ada harapan.

    “Dalam pengalaman saya, mereka adalah orang-orang dengan ide-ide paling baru, dan energi paling besar untuk bisa mencapai nol emisi karbon,” ungkapnya.

    Gates adalah satu dari sekian banyak tokoh dunia yang bersuara soal ini. Di KTT Iklim COP26 misalnya, Pangeran Charles dari Inggris juga menyuarakan perlunya masalah iklim dilihat dengan aksi nyata oleh seluruh negara dunia.

    Hal sama juga ditegaskan anak dan menantunya, Pangeran Harry dan Megan Markle. Mereka bahkan menghimbau pasangan memiliki maksimal dua anak untuk mengatasi persoalan lingkungan.

    Sebelumnya, dalam sebuah riset terbaru oleh ahli perubahan iklim, emisi CO2 di tahun 2021 akan mendekati catatan emisi pada masapra-pandemi di tahun 2019. Ini terjadi akibat pulihnya dunia dari Covid-19.

    Selain itu, penelitian itu juga menunjukkan tingkat emisi pada tahun 2022 mendatang akan melampaui rekor 40 miliar ton yang ditetapkan pada 2019. Ini juga digerakkan oleh pulihnya sistem transportasi global setelah terpukul pandemi.

    Perlu diketahui, suhu planet harus dijaga tidak lebih dari 1,5 derajat celcius, tingkat pra industri. Di luar itu, pemanasan global akan membuat ancaman ke dunia dan tidak bisa dihindari, seperti ancaman banjir dan matinya satwa laut akibat perubahan suhu.

    [Dexpert.co.id]

    (sef/sef)



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.