Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos ChatGPT Ketahuan Bohong Bilang Kerja Cuma Demi Cinta
    Insight News

    Bos ChatGPT Ketahuan Bohong Bilang Kerja Cuma Demi Cinta

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Desember 2024Updated:20 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – CEO OpenAI Sam Altman ketahuan berbohong mengaku tak punya saham di perusahaan pencipta ChatGPT tersebut. Altman ternyata memiliki saham secara tidak langsung di OpenAI.

    Pengakuan Altman soal tidak punya saham di OpenAI dinyatakannya berulang kali. Bahkan, salah satunya ia sampaikan saat memberikan kesaksian di Kongres AS pada 2023. Ia menyatakan bahwa ia tidak punya satu lembar pun saham di OpenAI dan mengklaim tujuannya bekerja di OpenAI karena ia “cinta” pekerjaannya.

    Namun, Altman baru-baru ini mengaku bahwa ia pernah punya saham OpenAI lewat investasinya di salah satu dana kelolaan Sequoia. Hal tersebut diungkan Altman dalam wawancara dengan Bari Weiss yang dikutip oleh Tech Crunch.

    Weiss bertanya kepada Altman tentang “kepentingannya” jika OpenAI berhasil bertransformasi menjadi perusahaan pencari keuntungan.

    Ia menjawab bahwa ia memiliki sedikit saham dari dana kelolaan Y Combinator dan dari dana kelolaan Sequoia.

    “Namun, ternyata lebih mudah menjualnya, jadi sangat kecil dan tidak signifikan. Tentang rencana saya ke depan. Saya tidak tahu. Saat ini tidak ada rencana atau komitmen bagi saya untuk mendapatkan apapun,” kata Altman.

    Sequoia menjadi pemegang saham OpenAI sejak 2021 atau 2 tahun sejak Altman ditunjuk sebagai CEO. Pada saat itu, valuasi OpenAI mencapai US$ 14 miliar. Kini, valuasi OpenAI sudah melambung menjadi US$ 157 miliar.

    Sebetulnya, kepemilikan saham perusahaan oleh CEO adalah praktik yang wajar. Bahkan, di perusahaan terbuka di AS, mayoritas penghasilan yang diterima CEO adalah dalam bentuk saham.

    Permasalahannya, OpenAI didirikan sebagai perusahaan yang fokusnya bukan mencari laba (not for profit company). Selain itu, Altman berulang kali menyatakan bahwa ia tidak memiliki saham di OpenAI.

    Dalam wawancara pada Mei di podcast Al In, Altman menyatakan ia memutuskan untuk tidak mengambil saham di OpenAI karena struktur korporasinya. Dalam piagam pendiriannya, dewan komisaris non-profit OpenAI diisi oleh pejabat independen yang tidak memiliki saham perusahaan.

    Altman menyatakan memutuskan untuk tidak meminta bagian saham dari OpenAI supaya bisa menduduki salah satu kursi di dewan komisaris.

    Isu soal kepemilikan saham Altman menjadi penting karena OpenAI saat ini sedang berusaha berubah menjadi perusahaan pencari laba. OpenAI juga dikabarkan berencana memberikan saham kepada CEO-nya dalam transisi ini.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Mau Bikin Robot, Bos ChatGPT dan Amazon Patungan




    Next Article



    Bikin AI Gratisan, Induk Facebook Siap Lawan Google-ChatGPT



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.