Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos UFC Diminta Awasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp
    Insight News

    Bos UFC Diminta Awasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Januari 2025Updated:7 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Meta Platforms, perusahaan induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, menunjuk pendiri dan CEO UFC Dana White sebagai salah satu anggota dewan komisaris perusahaan. White diketahui dekat dengan presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.

    White diangkat sebagai anggota dewan komisaris bersama dengan Charlie Songhurst, investor dan mantan petinggi Microsoft, dan John Elkann, CEO Exor, perusahaan yang dimiliki oleh keluarga Agnelli yaitu konglomerat asal Italia pemilik Ferrari dan Christian Louboutin.

    “Dana, John, dan Charlie akan memperdalam kemampuan dan perspektif untuk membantu kami memanfaatkan peluang di depan seperti kecerdasan buatan [AI], perangkat sandang, dan masa depan konektivitas manusia,” kata CEO Meta Mark Zuckerberg.

    Hubungan dekat Trump dengan White sudah berlangsung lama. White adalah berbicara di Konvensi Partai Republik pada 2024, 2016, dan 2020 mendukung penetapan Trump sebagai calon presiden.

    Di sisi lain, Zuckerberg makin akrab dengan White dalam aktivitasnya berlatih bela diri campuran. Dalam Instagramnya pada 2022, Zuckerberg mengucapkan terima kasih kepada White karena telah diundang untuk menghadiri ajang pertarungan UFC. Akun resmi UFC juga menampilkan foto White dan Zuckerberg di dalam Octagon, yaitu “kandang” tempat pertarungan UFC.

    Adapun Elkann adalah komisaris di Stellantis NV dan Ferrari serta ketua Yayasan Agnelli yang fokus di bidang pendidikan. Songhurst telah menjadi bagian dari Meta sebagai bagian dari penasihat AI.

    Zuckerberg sepertinya berusaha menempatkan Meta di posisi terbaik jelang masa pemerintahan Donald Trump. Pendiri Facebook tersebut sebelumnya sempat menyatakan penyesalannya atas aksi moderasi konten yang dikritik oleh pendukung Trump serta memuji Trump atas responsnya terhadap upaya pembunuhan.

    Pekan lalu, Meta mengangkat Joel Kaplan sebagai kepala urusan global. Kaplan adalah tokoh Partai Republik yang ternama. Selain itu, Meta menyumbang US$ 1 juta ke dana pelantikan Trump.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Mark Zuckerberg Ungkap Pengganti HP 6 Tahun Lagi





    Next Article



    Instagram-Facebook Tempat Jual Narkoba, Mark Zuckerberg Disemprot



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.