Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bumi Berputar Makin Lambat, Kehidupan Baru Lahir
    Insight News

    Bumi Berputar Makin Lambat, Kehidupan Baru Lahir

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Januari 2025Updated:18 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam ilmu yang kita pelajari diketahui rotasi penuh sekali setiap 24 jam sehari. Namun empat miliar tahun lalu, satu hari berakhir begitu cepat hanya sekitar enam jam.

    Ternyata ada dampak yang terjadi pada mikroba saat satu hari berjalan lebih panjang yakni mikroba melepaskan oksigen yang dihasilkan.

    Sebuah penelitian menemukan hubungan ini dari satu bagian di bawah Danau Huron. Danau itu berada di Michigan Amerika Serikat (AS) dan Ontario Kanada.

    Bagian tersebut berdiameter 91 meter dan letaknya 24 meter di bawah permukaan. Di sana dengan oksigen yang rendah, air yang mengandung sulfur menjadi tempat banyak mikroba.

    Terdapat dua mikroba yang hidup di sana, Purple Cyanobateria dan White Bacteria. Nama pertama merupakan mikroba yang mencari mata hari dan menghasilkannya oksigen lewat fotosintesis.

    Adapun White Bacteria, memakan sulfur dan melepaskan sulfat. Mereka hidup jauh lebih dalam saat siang hari.

    “Terdapat hubungan antara dinamika cahaya dengan pelepasan oksigen, serta hubungan yang berdasarkan pada fisika difusi molekuler saat perubahan termal membuat molekul bermigrasi dari area berkonsentrasi tinggi ke rendah,” jelas peneliti dari Max Planck Institute for Marine Microbiology, Judith Klatt, dikutip dari Live Science.

    Penelitian itu melakukan pemodelan untuk varian panjang hari dan oksigen dari mikroba. Mereka menemukan bakteri melakukan fotosintesis dengan melepaskan lebih banyak oksigen saat hari lebih lama.

    Peneliti lain, Arjun Chennu dari Leibniz Centre for Tropical Marine Research mengatakan hal itu bukan karena mikroba melakukan lebih banyak fotosintesis. Namun hari yang cukup panjang membuat sinar matahari lebih lama menyinari Bumi dan lebih banyak oksigen yang dihasilkan.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Nasib Fintech 2025 Setelah Ganti Nama Pindar-Aturan Bunga Diubah





    Next Article



    Rotasi Bumi Berubah Gegara Bendungan di China, Ini Penjelasan NASA



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.