Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Bupati Halmahera Selatan Meninggal saat Main Bola, Sakit Apa?
    Inspiring You

    Bupati Halmahera Selatan Meninggal saat Main Bola, Sakit Apa?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 November 2023Updated:6 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Usman Sidik meninggal dunia saat bermain sepak bola di acara pembukaan Bupati Cup 2023, pada Minggu (5/11/2023). Ia menghembuskan nafas terakhir di usia 50 tahun.

    Usman tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri saat sedang melakukan laga eksibisi melawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di lapangan Gelora Bahrain Kasuba. Dia langsung dilarikan ke RSU Marabose, namun nyawanya tak tertolong

    “Bupati meninggal dunia sekitar pukul 18.40 WIT setelah menjalani perawatan di RSU Marabose usai bermain sepak bola di lapangan Gelora Bahrain Kasuba,” kata Samsuddin Sidik, adik kandung Usman, lewat pesan singkat, seperti dikutip dari CNN Indonesia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meski tidak ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit, Usman diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. 

    Penyebab serangan jantung mendadak

    Melansir Harvard Health Publishing, serangan jantung kerap kali dicitrakan mendadak atau menyerang secara tiba-tiba. Padahal, penyakit ini sudah muncul saat timbunan plak selama bertahun-tahun terbentuk dan menyumbat arteri jantung.

    Serangan jantung mendadak seringkali merupakan pertanda terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke jantung menjadi terhambat. Ini membahayakan nyawa karena jantung kekurangan suplai oksigen.

    Berikut ini beberapa penyebab yang umum memicu serangan jantung:

    Obesitas

    Penting untuk selalu memantau indeks massa tubuh tetap normal. Sebab berat badan yang normal dan sehat akan menghindari tubuh dari berbagai penyakit. Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit jantung, diabetes, kanker, dan asma.

    Nyeri bahu

    Seseorang yang memiliki nyeri bahu berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Selain itu, orang yang memiliki faktor risiko penyakit jantung enam kali lebih mungkin mengalami pembengkakan tendon yang menempel pada otot tendon ke tulang lengan.

    Hipertensi

    Tekanan darah tinggi dapat merusak arteri yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh anda. Tekanan darah tinggi rentan dialami oleh orang yang mengalami obesitas, kolesterol tinggi, diabetes. Berhati-hatilah jika di bawah kondisi tersebut karena risiko serangan jantung pun meningkat.


    Artikel Selanjutnya


    Sudah Meninggal, Moonbin ASTRO Masih Diterpa Rumor Palsu

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.