Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cahaya Aneh Muncul di Bulan, Tertangkap Kamera Astronom Jepang
    Insight News

    Cahaya Aneh Muncul di Bulan, Tertangkap Kamera Astronom Jepang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Desember 2024Updated:23 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum lama ini, seorang astronom asal Jepang menemukan saat objek misterius tengah menghujani Bulan. Salah satu kemungkinannya objek tersebut terkait dengan hujan meteor Geminid.

    Fenomena ini ditemukan oleh astronom dan kurator Museum Kota Hiratsuka Jepang, Daichi Fujii. Dia berhasil menangkap gambar tersebut pada 8 Desember 2024.

    “Meteor terang dan bola api muncul tiap hari namun kilatan cahaya Bulan juga ditangkap satu demi satu,” jelas Fujii dalam akun X.

    Dia menjelaskan menemukan cahaya bulan saat merekam dengan kamera 360 fps. Temuan itu dikonfirmasi dengan sejumlah teleskop lain.

    Sejumlah pakar mencoba menjawab objek apa yang tertangkap gambar itu. Robert Lunsford dari American Meteor Society mengatakan kemungkinan objek itu adalah Geminid atau sebuah meteor sporadis.

    “Mengingat posisi yang radian, kemungkinannya kilatan cahaya bulan terkait hujan meteor Geminid,” jelasnya kepada EarthSky, dikutip dari IFL Science, Kamis (19/12/2024).

    “Namun karena meteor sporadis lebih banyak dari Geminid dalam pengamatan berbasis darat, mungkin saja meteor sporadis,” imbuhnya.

    Sementara Serena Whitfield dalam blog NASA menjelaskan puing penyebab Geminid berasal dari asteroid bernama 3200 Phaethon. Setelah ditemukan 1983, para astronim menyadari orbitnya persis dengan Geminid.

    “Ini menunjukan Pahethon merupakan sumber hujan meteor tahunan. Meski sebagian besar hujan meteor berasal dari komet, Phaethon masuk dalam klasifikasi sebagai asteroid dekat Bumi dan bukan komet,” kata Whitfield.

    [Gambas:Twitter]

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kemenperin Buka Suara Soal Isu Launching IPhone 16





    Next Article



    Robot NASA Tersandung Batu Berharga, Ilmuwan di Bumi Kaget



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.