Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Disebut Dukung LGBT, Coldplay Juga Pro Palestina Sejak 2011
    Inspiring You

    Disebut Dukung LGBT, Coldplay Juga Pro Palestina Sejak 2011

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 Mei 2023Updated:20 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nama Coldplay tengah hangat di Indonesia menjelang konser mereka di Tanah Air pada 15 November mendatang. Band asal Inggris ini sempat heboh lantaran menjadi kontroversi soal dukungannya terhadap LGBT.

    Selain itu, ternyata band yang digawangi Chris Martin ini juga mendukung Palestina sejak 2011. Pada 2011, halaman facebook resmi Coldplay pernah membuat postingan yang menyerukan agar para penggemar mereka mendengarkan lagu “Freedom for Palestine”. Tembang itu merupakan kolaborasi musik yang digagas oleh gerakan OneWorld.

    Lagu tersebut tepatnya dirilis pada 3 Juli 2011. Meski tidak terlibat dalam proses produksi, Coldplay sontak menjadi sorotan media Israel dan warga Yahudi karena memajang video itu di laman Facebook mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam surat elektronik kepada Jerusalem Post, pihak media OneWorld Paul Collins menyatakan senang atas dukungan Coldplay itu.

    “Kami senang karena Coldplay mengabarkan kepada para penggemar mereka tentang lagu ini dan saya berharap ini bisa membuat perbedaan,” kata Collins.

    Lagu itu sendiri menyerukan pengawasan pasukan keamanan di Tepi Barat dihilangkan, menjunjung hak asasi dan keadilan bagi semua. Sebagian penggemar Colplay mendukung aksi band itu bagi kemerdekaan Palestina. Namun, sebagian lain mengecam.

    Dukungan terhadap Palestina juga ditunjukkan sang vokalis, Chris Martin. Selama bertahun-tahun, Chris menuai kemarahan penggemar pro Israel karena sikapnya terhadap Palestina. Pada 2019, saat menggelar konser di Amman, Yordania, seorang penggemar meminta Chris menyanyikan sebuah lagu untuk Gaza.

    Martin juga diminta memberikan pidato berisi solidaritas dengan Palestina.

    “Saya percaya setiap manusia memiliki hak hidup di bumi ini. Saya tidak setuju dengan penindasan dalam bentuk apa pun,” kata Chris saat itu.

    Pada 2017, Coldplay juga pernah pergi ke Palestina untuk mencari inspirasi dalam pembuatan lagu. Bukan cuma itu, Coldplay juga berkolaborasi dengan grup musik asal Palestina, Le Trio Joubran.

    Hasil akhir kolaborasi itu adalah lagu “Arabesque”, di mana Adnan Joubran, Samir Joubran, dan Wissam Joubran, masuk di daftar kredit musiknya. Menurut Adnan, lagu tersebut serta keseluruhan album studio kedelapan Coldplay, Everday Life, merupakan karya Coldplay di mana semangat Palestina bersinar.

    (fab/fab)


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.