Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fintech Terbesar PHK Gede-gedean Lagi, 300 Pegawai Kena
    Insight News

    Fintech Terbesar PHK Gede-gedean Lagi, 300 Pegawai Kena

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Januari 2025Updated:23 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan fintech terbesar dan dengan valuasi paling tinggi di dunia, Stripe, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran

    CNBC International melaporkan bahwa Stripe akan memangkas 3,5 persen tenaga kerjanya atau sekitar 300 orang. Mayoritas pegawai yang terdampak bekerja di unit produk, engineering, dan operasi.

    Stripe kini adalah perusahaan privat atau unicorn dengan valuasi tertinggi nomor empat di dunia. Valuasi Stripe dilaporkan melampaui US$ 70 miliar atau sekitar Rp 1.139 triliun. Hanya ada tiga perusahaan yang valuasinya lebih tinggi dari Stripe yaitu SpaceX milik Elon Musk, ByteDance pemilik TikTok, dan OpenAI pencipta ChatGPT.

    Meskipun melakukan PHK, Stripe tetap berkomitmen menambah jumlah pegawai melampaui 10.000 orang pada akhir 2025. Dalam memo internal yang dikirim oleh Chief People Office Rob McIntosh, perusahaan menyatakan tak akan memperlambat laju penambahan pegawai.




    Pendiri Stripe John dan Patrick Collison

    Proses PHK di Stripe sempat membuat heboh karena email pemberitahuan PHK kepada beberapa pegawai terdampak tanpa sengaja dikirim beserta gambar bebek dengan tulisan “US-Non-California Duck.”

    McIntosh kemudian mengirim email kepada pegawai yang berisi ucapan permintaan maaf untuk “kesalahan notifikasi” dan “kebingungan yang disebabkan oleh email sebelumnya.”

    Pada 2022, Stripe telah melakukan PHK dengan jumlah yang jauh lebih besar. Sekitar 1.100 pegawai dirumahkan atau sekitar 14 persen dari jumlah tenaga kerja.

    Valuasi Stripe menyentuh puncak pada 2021 yaitu senilai US$ 95 miliar. Namun, harga saham perusahaan yang didirikan oleh Patrick dan John Collison tersebut jatuh sehingga valuasinya merosot ke US$ 50 miliar pada 2023.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Nasib Fintech 2025 Setelah Ganti Nama Pindar-Aturan Bunga Diubah




    Next Article



    Bank Diramal Kiamat Gara-gara Fintech, BRI Bilang Begini



    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.