Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Dipaksa Berubah Total, Begini Komentar Apple
    Insight News

    Google Dipaksa Berubah Total, Begini Komentar Apple

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Desember 2024Updated:27 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus anti-monopoli Google membuat raksasa mesin pencari tersebut kian tertekan. Bahkan, ada opsi yang meminta Google dirombak total dengan menjual bisnis browser Chrome dan sistem operasi Android.

    Hal ini membuat Apple ikut bersuara. Apple bertanya kepada pengadilan AS apakah mereka bisa berpartisipasi dalam persidangan anti-monopoli yang melibatkan Google.

    Produsen iPhone itu mengatakan bahwa mereka memiliki perjanjian pembagian pendapatan yang membuat Apple mendapat pendapatan miliaran dolar setiap tahunnya untuk menjadikan Google sebagai mesin pencari default di browser Safari.

    Apple tidak berencana untuk membangun mesin pencari sendiri untuk bersaing dengan Google, kata pengacara perusahaan dalam surat pengadilan yang diajukan di Washington.

    Apple diketahui menerima sekitar US$20 miliar (Rp 325 triliun) dari perjanjiannya dengan Google pada 2022, dikutip dari Reuters, Jumat (27/12/2024).

    Apple ingin memanggil saksi untuk memberikan kesaksian pada persidangan yang akan digelar April nanti. Jaksa penuntut meminta Google mengambil beberapa langkah, termasuk menjual browser Chrome dan kemungkinan sistem operasi Android-nya, untuk menciptakan persaingan dalam pencarian online yang lebih sehat.

    “Google sekarang harus bertahan dari upaya luas untuk memecah unit-unit bisnisnya,” kata Apple.

    Tuntutan Departemen Kehakiman (DOJ) terhadap Google dinilai penting untuk mengubah cara pengguna menemukan informasi online.

    Google telah mengusulkan untuk melonggarkan perjanjian standarnya dengan para pengembang peramban, produsen perangkat seluler, dan operator nirkabel. Tapi perusahaan masih enggan mengakhiri perjanjiannya ke beberapa vendor, termasuk Apple, untuk berbagi sebagian pendapatan iklan yang dihasilkan Google dengan menempatkannya sebagai mesin pencarian default. 

    Juru bicara Google menolak berkomentar terkait hal ini.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: 4 Masalah Ini Belum Kelar, Layanan Teknologi 5G RI Tak Maksimal





    Next Article



    Google Berubah di Indonesia, Begini Cara Pakai AI Overviews di Search



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.