Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»HP China Ramai-ramai Tinggalkan Android, Ini Bukti Terbarunya
    Insight News

    HP China Ramai-ramai Tinggalkan Android, Ini Bukti Terbarunya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Januari 2025Updated:7 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Merek HP asal China kini ramai-ramai tinggalkan Android. Mereka memilih untuk membangun sistem operasi (OS) sendiri, seperti yang dilakukan Honor, Huawei dan Xiaomi.

    President of Honor South Pacific Justin Li mengatakan, Honor memiliki sistem operasi sendiri, MagicOS.

    “Honor memiliki sistem operasi sendiri, MagicOS, yang berbasis pada platform Android tetapi menggunakan teknologi kernel yang dikembangkan secara independen,” ujar Li kepada CNBC Indonesia, Senin (6/1/2025)

    Pada Oktober 2024, Honor meluncurkan sistem operasi AI full-scenario personalisasi pertama di industri, Honor MagicOS 9.0. Sistem operasi ini menghadirkan mode interaksi baru, pengalaman layanan, dan paradigma ekosistem ke industri terminal pintar.

    Xiaomi juga dikabarkan sedang membangun sistem operasi sendiri untuk smartphone masa depannya. Perusahaan akhirnya mulai meluncurkan HyperOS yang menggantikan peran MIUI pada 2023 lalu.

    Sistem operasi tersebut memang masih bergantung pada Android milik Google. Namun, HyperOS bisa dibilang sudah lebih mandiri. Sistem operasi ini merupakan bentuk ‘fusion’ dari Android dan platform Internet of Things (IoT) milik Xiaomi yang dinamai Vela.

    Dengan HyperOS, pengguna bisa menikmati pengalaman yang lebih mulus dan menyatu saat menggunakan smartphone, smartwatch, dan smart TV. Inisiatif ini bertujuan menyederhanakan kehidupan pengguna saat menjajal berbagai produk Xiaomi.

    HyperOS sejauh ini belum ‘membangkang’ ke Android, melainkan masih menjalin hubungan simbiotik, dikutip dari Gizmochina. Namun, tak menutup kemungkinan ke depannya Xiaomi makin ambisius untuk menjadi mandiri, mengikuti langkah Huawei.

    Di lain sisi, HarmonyOS milik Huawei sudah benar-benar mandiri dan lepas dari ekosistem Google, setelah mendapat sanksi tegas dari Amerika Serikat (AS).

    Meski mengalami jalan terjal untuk mempromosikan HarmonyOS tanpa dukungan Android, tetapi Huawei mulai menunjukkan kebangkitan setelah merilis Mate 60 Pro yang laris manis di pasaran.

    Tak mudah memang mengalahkan dominasi Android. Saat ini, pangsa pasar sistem operasi mobile masih dikuasai Android sebesar 70%. Bahkan, iOS milik Apple masih mengambil porsi yang sangat kecil.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Samsung Raja Smartphone Q3-2024, Kalahkan Apple dan Xiaomi





    Next Article



    HP China Tak Terkenal Berani Lawan Samsung dan Apple



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.