Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ilmuwan Temukan Terowongan ke Dunia Lain, Menguak Makam Cleopatra
    Insight News

    Ilmuwan Temukan Terowongan ke Dunia Lain, Menguak Makam Cleopatra

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Januari 2024Updated:29 Januari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Penemuan terowongan spektakuler di sebuah kuil di reruntuhan kota kuno Taposiris Magna memberikan titik terang dalam misi pencarian makam Cleopatra.

    Menurut catatan sejarah, Cleopatra dimakamkan berdampingan dengan Jenderal Romawi Mark Antony yang tak lain adalah suaminya. Namun, hingga kini arkeolog masih terus meneliti dan mencari bukti-bukti kuat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Cleopatra merupakan Ratu Mesir Kuno yang kerap dijuluki ‘Firaun Perempuan’. Tim arkeolog yang dipimpin Kathleen Martinez dari Universitas San Domingo telah mencari makam Cleopatra selama kurang lebih 20 tahun.

    Dalam pencarian tersebut, Martinez dan timnya menemukan terowongan sepanjang 1.305 meter yang terletak 13 meter di bawah tanah. Kementerian Pariwisata dan Barang-barang Antik Mesir mengatakan penemuan terowongan kuno tersebut sebagai ‘keajaiban’.

    Taposiris Magna didirikan sekitar tahun 280 SM oleh Ptolemeus II, putra Jenderal terkenal Alexander Agung dan salah satu nenek moyang Cleopatra. Kuil tersebut, menurut tim arkeolog, didedikasikan untuk dewa Osiris dan ratunya, dewi Isis.

    Keduanya diyakini dekat dengan Cleopatra. Koin-koin bertuliskan nama dan rupa Cleopatra dan Alexander Agung telah ditemukan di terowongan tersebut. begitu pula dengan patung Isis.

    Terowongan ini dipahat dari batuan dasar Mesir. Lubang pemakaman berisi penguburan Yunani-Romawi juga telah ditemukan di kuil. Ada kemungkinan bahwa Cleopatra dan suaminya Mark Antony mungkin dikebumikan di makam yang sama.

    Penelitian di masa depan dapat menghasilkan lebih banyak informasi tentang apakah terowongan tersebut dapat mengarah ke makam yang telah lama hilang.

    Tahap selanjutnya adalah menjelajahi laut Mediterania di dekatnya. Antara tahun 320 dan 1303 M, serangkaian gempa bumi melanda area tersebut. Alhasil, sebagian candi runtuh dan ditelan ombak.

    Kepala pualam juga ditemukan di lokasi candi. Terlepas dari apakah makam tersebut ditemukan atau tidak, penggalian menyeluruh terhadap reruntuhan ini dapat memberi tahu kita lebih banyak tentang kota kuno misterius tersebut.

    Sejauh ini, telah ditemukan beberapa harta karun di terowongan tersebut. Antara lain pecahan tembikar dan balok batu kapur berbentuk persegi panjang.

    Menurut cerita sejarah, ketika Mark Antony meninggal dalam pelukannya pada tahun 30 SM, Cleopatra langsung bunuh diri. Diyakini, wanita itu dengan sengaja membiarkan ular berbisa menggigitnya.

    Momen kematian tersebut telah diabadikan dalam seni dan sastra. Namun lebih dari dua milenium kemudian, hanya sedikit yang diketahui tentang di mana jenazahnya berada.

    Serangkaian petunjuk membuat Martinez percaya bahwa makam Cleopatra mungkin terletak di Kuil Osiris di reruntuhan kota Taposiris Magna, di pantai utara Mesir, di mana Sungai Nil bertemu dengan Laut Tengah.

    Menurut Martinez, Cleopatra pada masanya dianggap sebagai inkarnasi manusia dari dewi Isis. Lalu, Antony dianggap sebagai dewa Orisis, suami Isis.

    Martinez percaya Cleopatra mungkin telah memilih untuk mengubur suaminya di kuil untuk mengaburkan mitos ini. Dari 20 kuil di sekitar Alexandria yang telah dia pelajari, Martinez mengatakan tidak ada tempat, struktur, atau kuil lain yang menggabungkan begitu banyak kondisi seperti kuil Taposiris Magna.

    Pada tahun 2004, Martinez membawa teorinya ke Zahi Hawass, seorang arkeolog Mesir yang saat itu adalah menteri urusan barang antik Mesir. Dan setelah bertahun-tahun mencari, Martinez merasa dia semakin dekat dengan makam Cleopatra.

    Penggalian sejauh ini mengungkapkan bahwa kuil itu didedikasikan untuk Isis yang menurut Martinez adalah tanda lain bahwa makam yang hilang terletak di dekatnya serta terowongan di bawah laut.

    Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, garis pantai di negara itu telah dilanda gempa bumi selama berabad-abad. Bencana alam tersebut menyebabkan sebagian dari Magna Taposiris runtuh dan tenggelam di bawah gelombang.

    Di sinilah Martinez dan timnya mencari lebih lanjut. Meskipun masih terlalu dini untuk mengetahui ke mana arah terowongan ini.

    “Jika terowongan ini benar-benar mengarah ke makam Ratu Cleopatra, itu akan menjadi penemuan terpenting abad ini,” katanya.


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.