Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Planet Tertua dan Termuda di Antariksa, Jarang yang Tahu
    Insight News

    Ini Planet Tertua dan Termuda di Antariksa, Jarang yang Tahu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 April 2023Updated:12 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tata surya kita sudah terbentuk sejak miliaran tahun lalu. Namun planet-planet di dalamnya tidak lahir secara bersamaan.

    IFL Science mencatat kemungkinan planet pertama yang terbentuk dan jadi paling tua adalah Jupiter. Menurut laman tersebut terbentuk dalam 3 juta tahun pertama Tata Surya, dikutip Rabu (12/4/2023).

    Bulan Callisto juga disebut sebagai yang tertua dalam sistem tata surya ini. Setelah Jupiter, planet berukuran besar lain mulai hadir di tata surya. Mulai dari Saturnus dan diikuti dua planet lain Neptunus dan Uranus.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Setelah itu, bagian dalam tata surya mulai terbentuk. Terdapat empat planet baru dan satu planet kerdil yang muncul di dalamnya.

    Menurut IFL Science, planet berbatu itu butuh waktu lebih lama terbentuk yakni sekitar 100 juta tahun. Alasannya karena bergantung pada tabrakan antara beda berbatu.

    Planet Mars mungkin yang paling cepat mendapatkan ukurannya saat ini. Jauh lebih cepat dari Bumi atau planet Venus.

    Lalu planet apa yang paling muda atau terakhir hadir di tata surya? Untuk masalah ini bisa jadi perdebatan panjang, dan dua kandidatnya adalah Bumi serta Uranus.

    Bumi jadi kandidat planet termuda karena kemungkinan tabrakan dengan planetoid sebesar Mars, Theia. Kejadian ini terjadi pada 4,5 miliar tahun lalu. Tabrakan keduanya merupakan awal terbentuknya Bulan.

    Bumi butuh waktu lebih banyak menjadi seperti ini, termasuk pembentukan lautan dan lempeng tektonik. Untuk yang terakhir kemungkinan terjadi pada 3,5 miliar tahun lalu.

    Di sisi lain tata surya, Uranus juga bertabrakan dengan planet sebesar Bumi pada 3-4 miliar tahun lalu. Ini membuatnya berputar ke samping dan menghasilkan medan magnet paling aneh.




    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.