Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone 16 Mau Disalip Galaxy S25, Ekonom Ramal Nasib Apple di RI
    Insight News

    iPhone 16 Mau Disalip Galaxy S25, Ekonom Ramal Nasib Apple di RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Januari 2025Updated:10 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id –  karena alasan belum memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan Kementerian Perindustrian.

    Apple padahal telah merilis iPhone 16 sejak akhir September. Artinya, warga RI yang berniat membeli produk HP terbaru Apple sudah menanti 4 bulan menunggu iPhone 16 diberikan izin edar.

    Di sisi lain, produsen ponsel lain sudah siap meluncurkan seri terbaru dalam waktu dekat. Samsung misalnya, yang akhir bulan ini akan meluncurkan Samsung Galaxy S25 secara global dan di Indonesia.

    Lantas, bagaimana nasib Apple di pasar HP Indonesia? Apa yang terjadi jika akhirnya iPhone 16 diizinkan dijual di dalam negeri?




    Galaxy AI Bisa Bahasa Indonesia, Bisa Pakai Bahasa Gaul. (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

    Terkait dengan hal tersebut, Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda, menilai bahwa penjualan Apple pasti rebound ketika blokir penjualan iPhone 16 dibuka.

    “Saya rasa seharusnya meningkat kembali ketika iPhone 16 sudah dibuka secara legal penjualan di Indonesia,” kata Nailul kepada CNBC Indonesia, Jumat (10/1/2025).

    Sebab menurutnya, Indonesia masih menjadi salah satu pasar terbesar Apple di Asia. Diperbolehkannya iPhone 16 dijual di Indonesia akan meningkatkan animo pasar Apple di Indonesia kembali.

    “Toh juga sudah banyak masyarakat kita yang beli iPhone 16 dari luar negeri dengan mekanisme IMEI,” terangnya.

    Selain itu, ia melihat memang tidak adil bagi perusahaan lain mengenai TKDN jika dibandingkan dengan Apple. Namun menurutnya, kebijakan TKDN memberikan kelonggaran bagi Apple untuk tidak berinvestasi membuka fasilitas produksi seperti merek HP lain seperti Samsung, Vivo, dan Oppo.

    “Makanya memang harusnya di aturan TKDN-nya yang diubah,” kata dia.

     

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Kemenperin Ungkap Nasib iPhone 16 & Investasi Rp16 Triliun Apple





    Next Article



    HP Android Makin Mirip iPhone, Ternyata ini Alasannya



    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.