Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Lempeng Afrika Terbelah, Peneliti Ungkap Potensi Samudra Keenam
    Insight News

    Lempeng Afrika Terbelah, Peneliti Ungkap Potensi Samudra Keenam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Januari 2025Updated:10 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Para peneliti menemukan kemungkinan munculnya samudra keenam. Fenomena ini menambah lima samudra di Bumi yang sudah kita kenal sebelumnya, dari Samudera Atlantik, Pasifik, Hindia, Arktik dan Antartika.

    Samudra keenam itu muncul setelah terpisahnya Lempeng Somalia dari Lempeng Nubia. Ini berada di wilayah Lembah Rift Besar atau Great Rift Valley, membentang dari Etiopia hingga Mozambik, dikutip dari AS, Jumat (10/1/2024).

    Sebagai informasi, Great Rift menjadi salah satu wilayah paling aktif di dunia secara geologis. Kerak bumi meregang, memudahkan terbentuknya retakan dan tenggelamnya blok pada daratan.

    Wilayah ini juga dikenal dengan aktivitas vulkanik dan seismik yang intens.

    Proses pemisahan ini disebabkan adanya divergensi lempeng tektonik yang membelah Afrika. Retakan telah terlihat di beberapa wilayah seperti Etiopia dan Kenya.

    Pergerakan lempeng akan terus memisahkan wilayah tersebut. Pada akhirnya membuat air dari Samudera Hindia masuk dan membuat tempat baru.

    Pembentukan samudra keenam mungkin butuh waktu yang lama. Diperkirakan mencapai lima hingga sepuluh juta tahun lagi.

    Sementara itu, para ilmuwan mencatat pemisahan lempeng akan mengubah konfigurasi benua.

    Pemisahan ini bukanlah yang pertama terjadi. Fenomena yang sama pernah terjadi saat terbentuknya Palung Mariana karena tumbukan antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Filipina.

    Sementara itu India juga dilaporkan tengah mengalami fenomena pemisahan yang sama. Kemungkinan dapat memisahkan benua di masa depan dan terbentuknya benua baru.

    Benua baru bakal terjadi dalam waktu yang lama, diperkirakan mencapai jutaan tahun.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: iPhone 16 Belum Bisa Masuk,Kemenperin Mau Apple Revisi Proposal

    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.