Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mahasiswa Penipu Tiket Coldplay Rp1,2 Miliar Ditangkap Polisi
    Inspiring You

    Mahasiswa Penipu Tiket Coldplay Rp1,2 Miliar Ditangkap Polisi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Mahasiswa pelaku penipuan tiket konser ‘Coldplay: Music of the Spheres World Tour Jakarta’ senilai Rp1,2 miliar pada 2023 lalu resmi ditangkap oleh Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2024) lalu.

    Melansir dari detiknews, pelaku berinisial DA (22) itu merupakan mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta Selatan. Hal ini diungkapkan oleh Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi pada Selasa (26/3/2024) kemarin.

    Menurut Henrikus, DA sudah resmi ditahan dan sudah menjalani hukuman sekitar satu minggu. Adapun, perempuan berusia 22 tahun itu dijerat dengan Pasal 378 KUHP yang mengatur tentang penipuan dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun penjara.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi Tersangka ini profesinya sebagai mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jaksel,” kata Henrikus.

    “Yang bersangkutan kami tangkap minggu lalu, tanggal 20 Maret 2024. Selanjutnya, kami lakukan penahanan sudah sekitar seminggu ini, sudah sekitar 1 minggu ini kami lakukan penahanan,” sambungnya.

    Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menerima dua laporan dengan modus transaksi tiket konser Coldplay yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada November 2023 lalu. Pada kasus pertama, kerugian mencapai Rp1,2 miliar, sedangkan kerugian pada kasus kedua sebesar Rp40 juta.

    Polisi menyebutkan bahwa terlapor alias DA menjalankan penipuan dengan modus mengaku orang tuanya merupakan agen travel yang memiliki jatah 310 tiket konser.

    “Modusnya menyampaikan bahwa orang tuanya punya agen travel tiket, agen tiket gitu, dan punya kuota sekian ratus tiket. Ngakunya punya usaha tiket, agen travel gitu sehingga diberikan kuota totalnya 310 tiket,” jelas Henrikus.

    Namun, saat ditagih soal tiket, DA selalu beralasan dan tiket tak kunjung diperoleh para korban hingga konser digelar pada Rabu (15/11/2023). Atas hal tersebut, para korban penipuan pun melaporkan kasus dugaan penipuan itu ke pihak kepolisian.

    “Penipuannya di bulan Mei itu. Mei itu, kan, mulai ada pemesanan tiket, tapi baru ketahuannya mendekati hari-H konser,” kata Henrikus.



    Artikel Selanjutnya


    Jelang Konser, Chris Martin Pamer Foto “Nyeker” di Jakarta

    (rns/rns)


    Inspirasi Kamu True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.