Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manusia Rp 2.000 Triliun Pamer Komputer Super Seukuran Tangan
    Insight News

    Manusia Rp 2.000 Triliun Pamer Komputer Super Seukuran Tangan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Januari 2025Updated:10 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Nvdia meluncurkan komputer super berukuran mini berteknologi kecerdasan buatan (AI) di acara konferensi produk elektronik CES di Las Vegas, Amerika Serikat. Komputer berbentuk kotak kecil tersebut dibanderol dengan harga US$ 3.000 (Rp 49 juta).

    CEO Nvidia Jensen Huang memamerkan produk mungil itu sebagai “kejutan” dalam presentasinya di hadapan 12.000 penonton di Las Vegas. Ia menunjukkan komputer mini tersebut dalam genggaman tangannya di sela presentasi produk server berukuran “normal” Nvidia.

    “Ini adalah komputer super AI. Dilengkapi dengan seluruh perangkat Nvidia AI. Semua software Nvidia bisa dijalankan dengan ini,” katanya seperti dikutip oleh CNBC International, Jumat (10/1/2025).

    Huang, yang kini merupakan orang terkaya ke-10 dunia dengan harta nyaris mencapai Rp 2.000 triliun, mengungkapkan nama sementara produk itu adalah Projects Digits. Kubus mungil yang ia pegang dilengkapi dengan “saudara” dari GPU Grace Blackwell, yang saat ini menjadi mesin utama server AI tercanggih di dunia.

    Nvidia bekerja sama dengan perusahaan semikonduktor China, MediaTek, untuk menciptakan SoC “jeroan” Project Digits, yang diberi nama GB10.

    Project Digits dipasarkan untuk perusahaan kecil, universitas, dan peneliti machine learning yang ingin mengembangkan teknologi AI tetapi tidak memiliki dana miliaran dolar AS untuk membangun data center raksasa atau berlangganan platform cloud.

    “Ada lubang besar untuk peneliti data dan ML, yang saat ini berusaha membangun sesuatu. Mungkin Anda tak butuh klaster server raksasa. Anda hanya ingin mengembangkan versi awal dari model, atau terus menerus mengasah kemampuannya. Anda bisa melakukannya di cloud, tetapi harganya terlalu mahal,” kata Huang.

    Komputer super itu tersedia mulai Mei dengan harga US$ 3.000. Huang menyatakan akan menggunakan nama lain untuk Project Digits ketika produk mulai dijual.

    “Jika Anda punya nama yang pas, silakan hubungi kami,” katanya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: CEO Google Beri Peringatan Bahaya di 2025





    Next Article



    Sejarah Baru, Elon Musk Ciptakan Komputer Super Seharga Rp 61,5 T



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.