Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Marak Serangan Jantung di Usia Muda, Lakukan ini Sebelum Terlambat…
    Inspiring You

    Marak Serangan Jantung di Usia Muda, Lakukan ini Sebelum Terlambat…

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 Desember 2024Updated:12 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Jantung merupakan salah satu organ penting dalam tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Serta memastikan setiap sel memperoleh oksigen yang cukup.

    Penyakit jantung dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Penyakit ini terdiri dari berbagai macam, yaitu gangguan irama jantung, gangguan pada pembuluh darah jantung, gangguan jantung bawaan lahir, serta gangguan katup jantung.

    Berbagai penelitian mendapati usia muda tak lantas membuat seseorang kebal terhadap penyakit jantung. Ini menjadi alarm bagi mereka yang berusia 20-an, 30-an, atau 40-an tahun yang masih tak menghiraukan pentingnya menjaga kesehatan jantung.

    Selain menjaga gaya hidup sehat, deteksi dini penyakit jantung juga sangat dianjurkan. Hal ini untuk mengevaluasi tingkat risiko kardiovaskular Anda.

    Deteksi juga disarankan pada orang-orang usia di atas 40 tahun. Serta pada kelompok risiko tinggi, misalnya pada mereka yang memiliki hipertensi atau diabetes.
    Guru Besar Tetap FKM UI, Prof. Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas MARS mengatakan bahwa penyakit jantung merupakan salah satu penyakit tidak menular yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia.

    “Ingat deteksi dini lebih baik daripada terlambat. Setidaknya kalau kita melansir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyakit pertama yang merenggut kematian tertinggi di dunia adalah penyakit jantung. Ini melebihi 17 juta dalam angka yang lebih definitif disebut 17,9 juta per tahunnya,” kata Dumilah Ayuningtyas dalam kanal Youtube Obrolan Seputar Jantung (OJAN) Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, beberapa waktu lalu.

    Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sepertiga dari kematian tersebut justru terjadi pada masyarakat yang usianya masih produktif di bawah 70 tahun. Hal ini tentunya menjadi perhatian semua kalangan.

    Ada beberapa upaya menegakkan diagnosis penyakit jantung melalui prosedur atau skrining seperti pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan echocardiography (USG Jantung), pemeriksaan rontgen, pemeriksaan vascular, MRI jantung, Holter monitoring, treadmill test dan lektrokardiografi (EKG).

    “Masyarakat dianjurkan melakukan deteksi dini penyakit jantung lewat pemeriksaan kesehatan rutin di fasilitas kesehatan primer seperti rumah sakit, klinik atau dokter umum,” paparnya.

    (Sumber: CNBC.com )

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Resmi Dibuka, Jakarta X Beauty 2024 Hidupkan Industri Kecantikan





    Next Article



    Studi: Tidur Cukup Saat Weekend Kurangi Risiko Kena Sakit Jantung 20%



    Innovation True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.