Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Masih Nego dengan Apple, Kemenperin Puji Samsung di Media Sosial
    Insight News

    Masih Nego dengan Apple, Kemenperin Puji Samsung di Media Sosial

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Januari 2025Updated:16 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Perindustrian mengapresiasi langkah Samsung yang memenuhi kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Menurut pihak kementerian, upaya tersebut sebagai penguatan industri Indonesia.

    “PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) menjadi contoh nyata dalam peningkatan TKDN. Sejak kebijakan TKDN 35% Samsung berhasil meningkatkan TKDN produknya hingga 40,30% pada model SM-A356E,” kata Kemenperin dikutip dari akun Instagram resmi, Rabu (15/1/2025).

    “Ini bukan hanya soal angka, tapi juga mendorong penguatan industri lokal dan penciptaan lapangan kerja,” tulis pihak kementerian.

    Sebagian besar produk Handphone, Komputer Genggam, Tablet (HKT), sebanyak 94%, juga telah diproduksi di dalam negeri. Kementerian mengatakan hal itu menandakan kemampuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik secara mandiri.

    “Pada tahun 2023, 28% dari total produksi HKT nasional disuplai oleh PT SEIN sebagai salah satu pemain utama dalam industri elektronik tanah air. Pada tahun 2024, PT SEIN telah mengekspor sebanyak 1,56 juta unit produk HKT ke negara-negara Asean,” jelas Kemenperin.

    Pemerintah berencana menaikkan TKDN dari 35% menjadi 40%. Menurut Kemenperin, langkah tersebut bertujuan memperkuat ekosistem manufaktur lokal.

    Kementerian juga mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri lokal dan global. Dengan begitu bisa mempercepat transformasi industri untuk ekonomi berbasis teknologi tinggi.

    Dalam postingan tersebut, Kemenperin juga menjelaskan pertumbuhan industri elektronika bertumbuh 7,29% pada kuartal III-2024. Sementara nilai ekspornya mencapai US$10,07 miliar.

    Untuk ekspor nilainya mencapai US$277 juta. Kementerian mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi besar industri dalam negeri.

    “Pencapaian ini menunjukkan potensi besar industri elektronika dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik tingkat domestik maupun internasional,” jelas Kementerian.

    Unggahan di media sosial ini terjadi saat Apple bernegosiasi dengan Kemenperin untuk mendapatkan izin penjualan iPhone 16. Beberapa pihak mengklaim Apple enggan membuka fasilitas produksi iPhone karena industri pendukung di RI tidak siap.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kemenperin Buka Suara Soal Isu Launching IPhone 16





    Next Article



    HP Android Makin Mirip iPhone, Ternyata ini Alasannya



    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.