Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mau Jantung Anda Sehat? Kurangi Konsumsi 4 Jenis Makanan-Minuman ini
    Inspiring You

    Mau Jantung Anda Sehat? Kurangi Konsumsi 4 Jenis Makanan-Minuman ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 Mei 2024Updated:20 Mei 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Penyakit jantung mengacu pada kondisi yang melibatkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ini juga menjadi penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Penyakit jantung secara bertahap dapat memburuk jika tidak diiringi dengan perubahan pola hidup dan mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung.

    Makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri sehingga mengurangi aliran darah ke jantung. Lantas apa saja makanan pantang pemicu penyakit jantung? berikut paparannya:

    1. Susu Skim

    Meskipun susu skim mengandung rendah lemak jenuh bila dibandingkan dengan susu murni, Klodas merekomendasikan untuk menggantinya dan mencoba susu alternatif lainnya.

    Alih-alih susu dari produk hewani, Klodas menyarankan Anda untuk mengonsumsi susu dari produk nabati, seperti almond, kacang mete, atau kacang kedelai yang memiliki lebih banyak lemak tak jenuh.

    Namun, jika khawatir tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup, Anda dapat menambahkan brokoli, kangkung, jeruk, kacang-kacangan, edamame, buah ara, dan makanan kaya kalsium lainnya ke dalam asupan makanan.

    2. Soda diet

    Meskipun lebih rendah gula, soda diet belum tentu sehat. Bagaimanapun, soda diet tetap mengandung pemanis buatan yang tidak aman untuk kesehatan. Sebagai gantinya, seseorang mengonsumsi air putih atau teh.

    Sebab, teh mengandung banyak senyawa yang menyehatkan jantung dan dapat membantu melawan peradangan dan kerusakan sel.

    “Anda bisa memilih teh hitam yang terbukti membantu menurunkan risiko serangan jantung dan stroke,” ucap Klodas.

    3. Roti

    Menurut Klodas, roti dan makanan yang dipanggang adalah penyumbang terbesar natrium dalam makanan kita. Satu roti bagel polos mengandung sepertiga asupan natrium harian. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih roti yang mengandung biji-bijian utuh dan yang mengandung minimal tiga gram serat per 100 kalori.

    4. Margarin

    Jika Anda perlu mengoleskan sesuatu yang lembut dan lezat pada roti, Anda sebaiknya memastikan bahan-bahan yang terkandung di dalam margarin.

    “Banyak margarin masih mengandung minyak sawit yang dapat meningkatkan kolesterol Anda,” tulis Klodas.

    “Margarin yang terbuat dari minyak zaitun adalah pilihan yang lebih baik. Minyak zaitun hanya mengandung sedikit lemak jenuh dan tidak mengandung lemak trans,” lanjutnya.

    Selain menghindari makanan dan minuman di atas, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin C, vitamin E, folat, kalium, kalsium, dan serat, seperti sayuran hijau untuk membantu fungsi jantung normal kembali.

    Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi kentang, ikan salmon, oatmeal, hingga tomat untuk menjaga kesehatan jantung dan menghindari risiko penyakit jantung.



    Artikel Selanjutnya


    Kebiasaan ini Bisa Bikin Kamu Panjang Umur Hingga 100 Tahun

    (Sumber: CNBC.com )


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.