Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mengapa Cuaca Indonesia Panas Mendidih? Ini Jawaban BMKG
    Inspiring You

    Mengapa Cuaca Indonesia Panas Mendidih? Ini Jawaban BMKG

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman19 Oktober 2023Updated:19 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menjelang akhir Oktober 2023, sebagian besar wilayah Indonesia masih dilanda musim kemarau. Bahkan, Kertajati, Majalengka, Jawa Barat sempat mencatatkan suhu tertinggi 38,6 derajat Celsius pada Selasa (17/10/2023) hingga Rabu (18/10/2023).

    Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, beberapa waktu belakangan ini suhu cuaca memang terasa lebih panas. Sebagai contoh pada hari ini, Kamis (19/10/2023), aplikasi Weather oleh Apple menunjukkan bahwa sensasi panas di Tangerang pada siang hari adalah 37 derajat Celsius, padahal angka suhu yang sebenarnya hanya 34 derajat Celcius.

    Berdasarkan data klimatologis sepanjang 1991 hingga 2021, rata-rata suhu maksimum di sejumlah kota besar Indonesia yang secara geografis terletak di selatan ekuator mencapai nilai tertinggi pada September dan Oktober.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa suhu maksimum terukur di beberapa wilayah Indonesia selama September 2023 mencapai kisaran antara 35,4 hingga 38 derajat Celcius pada siang hari.

    Sebenarnya, apa penyebab Indonesia masih dilanda cuaca panas terik, padahal umumnya musim hujan terjadi mulai Oktober?

    Mengutip dari unggahan akun Instagram resmi BMKG (@infobmkg), salah satu penyebab cuaca panas terik di Indonesia adalah minimnya tingkat pertumbuhan awan, terutama pada siang hari. Selain itu, tingkat kelembapan udara di sejumlah wilayah pun tergolong rendah.

    “Posisi semu matahari menunjukkan pergerakan ke arah selatan ekuator yang berdampak ke penyinaran matahari yang relatif lebih intens ke wilayah Indonesia,” tulis BMKG, dikutip Kamis (19/10/2023).

    Menurut prediksi BMKG, cuaca panas dan terik di beberapa wilayah masih dapat berlangsung selama Oktober 2023. Namun, suhu udara diprediksi akan menurun pada November 2023 seiring masa peralihan musim.

    “Penurunan suhu diprediksi mulai terjadi pada November seiring dengan mulainya masa peralihan atau pancaroba di beberapa wilayah,” tulis BMKG.

    Prakiraan cuaca Jabodetabek hari ini

    Dalam unggahan terpisah, BMKG memprediksi bahwa cuaca wilayah Jabodetabek pada hari ini, Kamis (19/10/2023) secara umum cerah berawan.

    Sementara itu, berdasarkan prediksi cuaca untuk Jumat (20/10/2023) sebagian besar wilayah Jabodetabek diperkirakan cerah berawan dengan Tangerang berpotensi hujan ringan.


    Artikel Selanjutnya


    BMKG Ramal Kapan Waktu Hujan di DKI Jakarta & Sekitarnya

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.