Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Merinding! Mumi Beku & Emas Muncul dari Lelehan Salju Abadi
    Inspiring You

    Merinding! Mumi Beku & Emas Muncul dari Lelehan Salju Abadi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman18 April 2023Updated:18 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Permafrost atau salju abadi Pegunungan Eurasia timur perlahan-lahan mencair. Siapa sangka, lelehan ini ternyata mengungkap penemuan pemakaman yang berisi belasan mumi serta peninggalan emas dan harta benda mewah lainnya. 

    Para ahli meyakini bahwa pemakaman ini adalah milik orang-orang dari Kekaisaran Mongol yang dahulu sangat ditakuti. Namun, berbanding terbalik dengan kesan kejam, mereka rupanya gemar minum susu yak, yakni sejenis sapi yang hidup di pegunungan. 

    Mengutip IFL Science, penelitian baru telah mempelajari sisa-sisa kuburan di tempat yang disebut situs Khorig di pegunungan Khovsgol. Pemakaman itu beroperasi pada abad ke-13 dimulai sekitar waktu penyatuan Kekaisaran Mongol pada 1206 M.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada 2018 dan 2019, kerangka 11 individu ditemukan di situs pemakaman itu saat salju abadi mencair. Mayat-mayat ditemukan dalam kondisi baik karena suhu dibawah nol yang mengawetkan mereka selama lebih dari 800 tahun.

    Para mayat dikuburkan di samping barang-barang yang mewah dan didandani dengan bahan-bahan halus. Para ahli percaya orang-orang yang dimakamkan di sini memiliki status sosial yang tinggi.

    Untuk studi terbaru ini, para peneliti sangat tertarik untuk menganalisis situs makam tersebut untuk memahami gaya hidup dan pola makan para bangsawan Kerajaan Mongol ini. Dengan melihat protein yang ditemukan dalam kalkulus gigi kuno, tim menemukan bukti langsung bahwa mereka meminum susu kuda, domba, kambing, sapi, terutama susu yak.

    Tim peneliti juga sangat bersemangat untuk menemukan bukti keberadaan yak, karena hewan tersebut memainkan peran yang sangat penting dalam budaya masyarakat di daerah dataran tinggi Eurasia timur.

    Yak merupakan sapi unik berkaki pendek dan berambut panjang yang berasal dari Tibet. Yak merupakan sumber makanan berkalori tinggi, bulunya untuk bahan tekstil, dan lemaknya untuk membuat komoditas seperti lilin.

    “Temuan kami yang paling penting adalah seorang wanita elit yang dimakamkan dengan topi kulit kayu birch yang disebut bogtog dan jubah sutra menggambarkan naga emas bercakar lima. Analisis proteomik kami menyimpulkan dia minum susu yak selama hidupnya,” kata Alicia Ventresca-Miller, asisten profesor dari antropologi di University of Michigan.

    Meskipun lapisan es yang mencair telah membantu para ilmuwan menemukan mumi-mumi itu, mereka khawatir adanya penjarahan.

    Jika suhu terus meningkat dan permafrost terus mencair, maka dikhawatirkan beberapa peninggalan arkeologi yang membeku akan hancur sebelum dapat diselamatkan. 



    Artikel Selanjutnya


    ‘Virus Zombie’ Ditemukan di Es Abadi, Menular ke Manusia?

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.