Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Meutya Tak Gentar Digugat Balik Website Judi Online
    Insight News

    Meutya Tak Gentar Digugat Balik Website Judi Online

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 November 2024Updated:22 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan pihaknya menghadapi gugatan karena judi online. Ini terjadi saat menutup situs atau aplikasi.

    “Dalam rangka menutup situs ataupun juga aplikasi, kadang-kadang harus berhadapan juga dengan tuntutan balik,” kata Meutya, dalam Konferensi Pers, di Jakarta, Kamis (21/11/2024).

    Dia tak menjelaskan secara memerinci soal tuntutan tersebut. Namun hanya mengatakan bukan masalah soal tuntutan tersebut dan siap menghadapinya, karena apa yang mereka lakukan berdasarkan aduan masyarakat.

    “Enggak apa-apa, kita hadapi. Kalau memang itu aduan dari masyarakat kita akan tutup. Dan kita siap berhadapan jika digugat,” ucapnya.

    “Kita akan jelaskan kenapa situs-situs ini kita sinyalir dengan kegiatan judi online,” jelas Meutya menambahkan.

    Dalam kesempatan yang sama, Meutya juga menjelaskan sejumlah pemblokiran dan permintaan pemblokiran yang dilakukan Kementerian Komdigi. Misalnya situs yang ditutup sebanyak 104.819 sejak 4 November 2024.

    Permohonan pemblokiran rekening bank telah dilakukan pula. Sejak November jumlah yang dimohonkan mencapai 651 rekening.

    Selain rekening, akun e-wallet yang terkait judol ikut diberantas. Komunikasi terus dilakukan pada para platform untuk menurunkan akun yang bermasalah.

    Jumlah terperinci e-wallet yang terdeteksi dalam transaksi judi online, yakni Dana 25,68%, GoPay 24,84%, LinkAja 21,47%, OVO 21,26%, Sakuku 2,32%, dan ShopeePay: 2,11%.

    “Teman-teman di Dana, Gopay, Ovo, Link Aja kami sudah komunikasi juga untuk kemudian terus menurunkan e-wallet mereka masing-masing,” jelas Meutya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Meutya Hafid Dilantik, Kominfo Jadi Kementerian Komunikasi & Digital




    Next Article



    Kominfo Bilang Judi Online Tak Akan Habis, Ini Alasannya



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.