Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Momen Kumpul Lebaran Ditanya Kapan Nikah, Jawab Begini Aja!
    Inspiring You

    Momen Kumpul Lebaran Ditanya Kapan Nikah, Jawab Begini Aja!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 April 2023Updated:22 April 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia berkumpul dengan sanak saudara keluarga. Namun, sering kali momen yang seharusnya hangat dan penuh makna terkadang menjadi sangat menyebalkan bagi sebagian orang, terutama yang telah memasuki usia yang dianggap sudah ideal untuk menikah bagi keluarga.

    Maka dari itu, tidak sedikit masyarakat milenial yang enggan berkumlul demi menghindari pertanyaan “Kapan nikah?” atau “Mana, nih, calon (suami atau istri)-nya?”


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hal itu bukan tanpa alasan. Meskipun terkadang hanya sekadar basa-basi, pertanyaan seputar menikah sangatlah sensitif bagi sebagian besar orang, terutama bagi yang memiliki riwayat perjalanan sulit dalam membangun hubungan.

    Lantas, bagaimana cara menjawab pertanyaan terkait pernikahan?

    Psikolog sosial, Regina Navira Pratiwi mengatakan bahwa sikap pertama yang harus dilakukan oleh penerima pertanyaan “Kapan nikah?” adalah memiliki pola pikir yang netral atas pertanyaan tersebut.

    Ia mengatakan, penting bagi penerima pertanyaan untuk menganggap bahwa pertanyaan “Kapan nikah?” adalah pertanyaan yang sama dengan pertanyaan terkait hal lainnya. Dengan demikian, pertanyaan itu sebaiknya direspons dengan jawaban yang netral pula.

    “Bila kita sudah paham bahwa pertanyaan tersebut adalah hal yang netral maka cobalah untuk memberikan jawaban yang juga netral dan objektif. Berilah jawaban yang bisa membuat kita berada di posisi yang aman,” ujar Regina kepada CNBC Indonesia, dikutip (22/4/2023).

    Pakar psikologi sosial dari Empathinc Psychology Center ini mengatakan, penerima jawaban tidak perlu menjawab dengan konotasi yang buruk. Sebagai gantinya, jawablah dengan meminta doa yang terbaik dari seseorang yang bertanya, seperti “Mohon didoakan saja, ya,” atau segera mengalihkannya dengan topik lain.

    Regina mengatakan, berusaha untuk bersikap netral, menjawab secukupnya, dan memberikan interpretasi kesan positif melalui jawaban yang diberikan adalah cara untuk menyelamatkan diri dari hal-hal yang buruk.

    “Itu adalah mekanisme pertahanan diri kita untuk bisa sehat karena pertanyaan itu, kan, kalau kita lihat secara fenomena sosial itu banyak banget ditanyakan,” papar Regina.

    “Kalau kita memang tidak cerdas untuk memberikan pertanyaan yang netral, itu akan jadi masalah,” imbuhnya.

    Regina mengatakan, setiap individu harus memahami bahwa orang memiliki batasan tertentu dalam bersosialisasi. Maka dari itu, ia meminta setiap orang harus bertindak secara bijak dalam berbasa-basi atau berkomunikasi, salah satunya dengan memikirkan perasaan satu sama lain sebelum berbicara.

    Alih-alih memberikan pertanyaan yang mungkin bisa menimbulkan ketidaknyamanan seseorang, Regina menyarankan setiap orang yang bersilaturahmi untuk membuka topik yang menyenangkan, salah satunya adalah terkait hobi.

    “Kita harus memiliki kesadaran itu. Jangan sampai kita memberikan pertanyaan yang terlalu personal. Hormatilah orang lain. Sebelum bertemu keluarga, pikirkan kembali tentang kesiapan mental seseorang yang sudah lama tidak bertemu,” imbau Regina.



    Artikel Selanjutnya


    Cara Menjawab Jika Ditanya “Kapan Nikah” saat Mudik Lebaran

    (fsd/fsd)


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.