Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Muncul Fenomena Ledakan Matahari-Badai Magnet, BMKG Warning RI Ini
    Insight News

    Muncul Fenomena Ledakan Matahari-Badai Magnet, BMKG Warning RI Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Oktober 2024Updated:12 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ledakan matahari badai magnet akan menghantam Bumi dalam beberapa hari kedepan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi bahwa fenomena ini akan berdampak pada wilayah Indonesia.

    Lembaga oseanik dan atmosfer NOAA mengatakan bahwa ledakan Matahari pada Senin (7/10/2024) lalu mengakibatkan badai magnet berat skala G4 di Bumi.

    Ledakan tersebut adalah letusan besar radiasi elektromagnetik dari matahari yang berlangsung selama beberapa menit dan jam.

    “Halo sobat BMKG. Berdasarkan informasi dari NOAA, Senin lalu (07/10/2024) terjadi ledakan matahari (Solar Flare) terbesar selama 7 tahun terakhir kemudian disusul kejadian badai magnet dengan klasifikasi badai magnetik kuat atau skala G4 kemarin (10/10/2024),” demikian pernyataan BMKG dalam media sosial Instagramnya dikutip Sabtu (12/10/2024).

    [Gambas:Instagram]

    Badai magnet, atau yang sering disebut dengan badai Matahari adalah gangguan sementara akibat gelombang kejut angin matahari dan atau awan medan magnet yang berinteraksi dengan medan magnet Bumi. Peristiwa ini merupakan siklus 10-11 tahun dan wajar terjadi.

    Adapun dampak besar dari fenomena ini pada Indonesia adalah terganggunya sistem telekomunikasi yang terhubung internet. Serta komunikasi berbasis radio selama periode badai matahari tersebut.

    “Salah satu dampak adalah adanya gangguan pada sistem komunikasi berbasis satelit dan sistem GPS. Dampak terbesarnya dapat mengganggu sistem komunikasi selama badai matahari berlangsung,” papar BMKG.

    Selain itu, bagi para pilot drone di seluruh Indonesia disarankan BMKG untuk tidak mengoperasikan pesawat tanpa awaknya karena berpotensi hilang kendali, dan akurasi posisi berbasis satelit seperti GPS juga akan menurun.

    (lih/wur)

    Saksikan video di bawah ini:

    BMKG Sebut Gempa Gunungkidul Dari Zona Megathrust di Selatan DIY





    Next Article



    NASA Bagikan Wujud Jilatan Matahari Dahsyat, Ini Dampaknya ke Bumi



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.