Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nasib iPhone 16 di RI Usai Apple Janji Bikin Pabrik Rp 16 Triliun
    Insight News

    Nasib iPhone 16 di RI Usai Apple Janji Bikin Pabrik Rp 16 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Desember 2024Updated:10 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Seri iPhone 16 hingga kini belum bisa dijual secara resmi di Indonesia. Proses negosiasi Apple dan pemerintah dalam pemenuhan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) masih terus berlangsung.

    Informasi terakhir, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengatakan Apple akan mengambil skema investasi fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia untuk mendapatkan sertifikasi TKDN sebagai syarat menjual seri iPhone 16.

    Produsen iPhone itu sudah melakukan pembicaraan awal dengan Kementerian Investasi, dan angka yang disampaikan untuk rencana investasi ke depan sekitar US$1 miliar atau setara Rp 15,8 triliun.

    Persoalan teknis lebih lanjut akan dibahas antara Kementerian Investasi dan Kementerian Perindustrian. Antara lain terkait kawasan industri mana yang akan diarahkan, serta bagaimana termin komitmen investasi itu bisa terealisasikan.

    Menperin menyebut, akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple realisasinya berjalan baik dan lancar, sesuai apa yang nanti disepakati. Sehingga Apple juga bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik-pabrik.

    Sebelumnya, Apple sudah mengajukan proposal untuk menambah investasi senilai US$100 juta atau sekitar Rp 1,58 triliun dengan membangun pabrik aksesori di Indonesia. Namun, proposal itu ditolak pemerintah karena dinilai tidak berkeadilan.

    Pada November lalu, pemerintah juga menegaskan belum akan mengeluarkan sertifikasi TKDN bagi Apple, sebelum raksasa Cupertino itu melunasi ‘utang’ komitmen investasi sebelumnya yang belum direalisasikan senilai US$10 juta atau setara Rp 158 miliar.

    Sebagai informasi, Apple selama ini memilih skema pemenuhan TKDN dalam bentuk inovasi investasi untuk menjual iPhone di Indonesia. Hal itu ditelurkan melalui pembangunan fasilitas pendidikan Apple Developer Academy di beberapa lokasi. Komitmen investasi awalnya Rp 1,71 triliun, tetapi belum direalisasikan sepenuhnya.

    Di saat bersamaan, sertifikasi TKDN Apple di Indonesia sudah habis masa berlakunya setelah 3 tahun dan belum bisa diperpanjang karena belum melunasi sisa komitmen investasi tersebut.

    Dengan begitu, nasib penjualan seri iPhone 16 agaknya masih harus menunggu beberapa hal. Pertama, perumusan teknis proposal investasi Apple yang baru dalam memenuhi TKDN, serta realisasi sisa komitmen investasi Apple dari kesepakatan sebelumnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Tantangan Prabowo Jadikan Digitalisasi Mesin Utama Ekonomi RI




    Next Article



    Pemerintah Kejar ‘Utang’ Apple Rp 271 Miliar, Ini Kata Kemenperin



    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.