Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Oksigen di Bulan Cukup Untuk 100 Ribu Tahun, Layak Huni?
    Insight News

    Oksigen di Bulan Cukup Untuk 100 Ribu Tahun, Layak Huni?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 November 2021Updated:13 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Sebuah studi mengungkapkan permukaan Bulan dapat menyuplai oksigen. Bahkan disebutkan cukup untuk seluruh populasi Bumi dalam waktu 100 ribu tahun.

    DNA India melaporkan permukaan Bulan memiliki banyak oksigen dengan regolith-nya terdiri dari 45% gas, dikutip Jumat (12/11/2021).

    Laman itu menambahkan satu meter kubik dari regolith Bulan rata-rata membawa 1,4 ton mineral. Dari jumlah itu termasuk di dalamnya 630 kg oksigen.

    Sebagai informasi manusia membutuhkan sekitar 800 gram oksigen per hari. Artinya 630 kg cukup bagi satu orang bernapas dalam waktu dua tahun.

    Dengan begitu regolith sedalam 10 meter yang mengandung oksigen cukup memenuhi hampir 8 miliar orang di Bumi. Jangka waktunya pun mampu hingga 100 ribu tahun.

    Sebenarnya atmosfer Bulan cukup tipis, jadi tidak memiliki cukup oksigen. Di sana hanya terdiri dari bahan lainnya yakni gas hidrogen, neon dan argon.

    Namun batuan dasar di Bulan mengandung oksigen yang cukup. Oksigen tidak berbentuk gas itu, berada diantara batu dan debu halus pada permukaan.

    Lembaga antariksa sendiri berusaha untuk mempelajari oksigen di Bulan. NASA dan Badan Antariksa Australia telah menandatangani kesepakatan mengirimkan kendaraan rover di bawah program Artemis.

    Proyek tersebut akan mengumpulkan sampel batuan Bulan. Dengan begitu kedua lembaga dapat belajar cara mengekstraksi oksigen.

    Program Artemis disiapkan NASA sebagai misi pendaratan manusia di Bulan. Para awak misi akan menghabiskan waktu dan menemukan cara mengekstraksi sumber daya yang ada di antariksa dan dapat digunakan manusia nantinya.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.